Sulawesinetwork.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah berkunjung ke Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada bulan Agustus lalu.
Kunjungannya tersebut dalam rangka Puncak Kegiatan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dipusatkan di Kawasan Wisata Tanjung Bira pada 11-12 Agustus 2023.
Dalam kesempatan tersebut, Tito Karnavian juga mengunjungi pemangku adat Ammatoa Kajang di Desa Tanah Towa, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.
Baca Juga: Pimpinan KPK Akan Dipanggil Komisi III DPR Terkait Pertemuan Firli Bahuri dan SYL
Mantan Kapolri itu diberi gelar adat kehormatan oleh Ammatoa Kajang yakni Puto Tito Daeng Manai yang memiliki makna gelar tertinggi dalam masyarakat adat Ammatoa Kajang.
Yang menarik, Tito Karnavian tampak mengenakan passapu atau ikat kepala pria khas Sulsel.
Rupaya, passapu tidak dikenakan sembarang orang.
Baca Juga: Guru TPA Dapat Insentif, Bupati Bulukumba Tekankan Pendidikan Moral
Hanya orang-orang yang dihormati yang dapat menggunakan Passapu tersebut.
Selain itu, passapu juga memiliki makna sendiri dalam model penggunaan sesuai status pemakainya.
Passapu adalah destar yang terbuat dari kain tenun berbahan katun.
Motifnya biasa disebut “Cura Ca’di“. Ada yang di tenun dengan warna merah polos atau hitam.
Passapu dipakai dalam pergaulan sehari-hari oleh para anak karaeng (bangsawan) dan para tubaranina (ksatria) suku Makassar pada zaman kerajaan.
Artikel Terkait
Jangan Sampai Salah Warna, Begini Filosofi Baju Bodo Asal Sulawesi Selatan: Pakaian Adat Tertua di Dunia
"Andi" Bukanlah Gelar Kebangsawan Murni Dari Suku Bugis-Makassar. Pakar Sejarah: Warisan Belanda
Apa Sih Makna "Uang Panai" dalam Pernikahan Suku Bugis-Makassar ? Nilainya Tembus Hingga Miliaran
Filosofi "Bunga Male" yang Sangat Identik dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sulsel
Ini Dia Jenis-Jenis Batik Sulawesi Selatan: Aksara Lontara Hingga Kepala Rusa yang Diistimewakan
Sultan Hasanuddin, Ayam Jantan dari Tmur. Siapakah Sosok Ini?
SYL: Harga Diri Jauh Lebih Tinggi Dari Jabatan. Mengenal Budaya Siri' Na Pacce Masyarakat Bugis-Makassar
'Sigajang Laleng Lipa' Tradisi Berdarah Suku di Sulawesi Selatan: Duel Maut Masyarakat Bugis-Makassar