Namun, takdir berkata lain. Bukannya kesembuhan, kondisi Aruni justru berbalik arah menjadi mimpi buruk.
Tak lama setelah infus terpasang, tangan mungil itu mulai membengkak. Tiga hari berlalu dalam kecemasan, namun pembengkakan semakin parah, disertai nanah yang mengkhawatirkan.
Pihak puskesmas akhirnya merujuk Aruni ke RSUD Sondosia, mencari penanganan yang lebih intensif.
Baca Juga: Gebrakan IFG: Lindungi Petani, Amankan Pangan Nasional!
Di RSUD Sondosia, tim medis berjuang keras memberikan perawatan terbaik. Namun, kondisi Aruni tak kunjung membaik.
Keputusasaan mulai menghantui. "Karena tidak ada perubahan signifikan, Aruni kemudian dirujuk lagi ke RSUD Bima untuk menjalani operasi," tutur Andika, mengenang setiap detik penuh harap dan cemas.
Usai operasi di RSUD Bima, harapan keluarga kembali mencuat.
Baca Juga: Operasi Kewilayahan Pekat Lipu 2025 Polda Sulsel, Pengungkapan Kasus Premanisme Terus Berlanjut
Namun, dokter menyarankan agar Aruni segera dibawa ke RSUP NTB untuk pemeriksaan lebih lanjut, terutama untuk mengevaluasi fungsi jari-jarinya.
Perjalanan menuju RSUP NTB dipenuhi doa dan harapan akan keajaiban.
Sayangnya, setibanya di RSUP NTB, kenyataan pahit kembali menghantam. Kondisi tangan Aruni sudah sangat memprihatinkan.
Warna kulitnya menghitam, pertanda jaringan telah terinfeksi parah dan tak dapat diselamatkan.
Dengan berat hati, tim dokter memberikan rekomendasi amputasi sebagai satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran infeksi yang mengancam nyawa sang balita.
Keputusan yang merobek hati orang tua, namun harus diambil demi masa depan Aruni.(*)
Artikel Terkait
Bayi Pertama Lahir di Rumah Sakit Pratama Tanete Bulukumba
Cegah Kasus Kematian Ibu dan Bayi, RSUD Bulukumba Lakukan IHT Kegawatdaruratan Maternal
Tragedi Viral! Istri Sah dan Bayi yang Dikandung Meninggal Dunia Karena Diduga Suami Selingkuh
Bayi 1 Tahun Meninggal Dibanting Ibu Kandung, Polisi Selidiki Motif dan Kondisi Psikologis Pelaku
Viral Penyiksaan Bayi di Makassar, Ibu Korban Ungkap Kronologi dan Lapor Polisi
Tega! Orang Tua Tinggalkan Jasad Bayi Sendiri di Rumah Sakit, Alasannya Karena Hal Ini
Tragedi di Jateng: Bayi 2 Bulan Diduga Tewas Dicekik Ayah, Ibu Temukan Kejanggalan di Mobil
Oknum Polisi Tega Habisi Nyawa Bayi 2 Bulan, Publik Geram!
Misteri di Balik Dugaan Pembunuhan Bayi oleh Oknum Polisi yang Melarikan Diri, Polda Jateng Temukan Fakta Baru
Tragedi Pilu di Semarang: Bayi 2 Bulan Tewas, Oknum Polisi Diduga Ayah Kandung Jadi Tersangka