Lebih lanjut, Mardi mengajak para penerima remisi untuk memaknai Hari Waisak sebagai momentum penting untuk melakukan introspeksi dan menjadi titik awal dalam menata kembali kehidupan yang lebih baik.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab pribadi setelah bebas nanti.
Baca Juga: Andai PPPK Boleh Nakhodai Jabatan Struktural: Secercah Harapan di Tengah Badai Pensiun PNS
Secara khusus, Mardi menyampaikan harapannya kepada para napi beragama Buddha yang mendapatkan remisi tahun ini.
Ia berharap agar mereka dapat terus mempertahankan perilaku terpuji agar kesempatan untuk mendapatkan remisi di tahun-tahun mendatang tetap terbuka lebar.
Pemberian remisi spesial di Hari Waisak ini bukan hanya sekadar pengurangan masa hukuman. Lebih dari itu, ini adalah simbol harapan, kesempatan kedua, dan pengakuan atas usaha para narapidana dalam memperbaiki diri.
Semoga langkah ini menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan Lapas Semarang untuk terus berproses menjadi individu yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.(*)
Artikel Terkait
Kurun Waktu 7 Bulan, 108 Narapidana Teroris Kembali Bersumpah Setia ke NKRI
Berkah Waisak, 1.216 narapidana yang beragama Buddha Mendapatkan Remisi Khusus
Heboh! Seorang Ustaz Dipercaya Ajarkan Ilmu Agama di Lapas Kedapatan Bawa Narkoba
343 Napi Lapas Bulukumba Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Orang Diberi Potongan 6 Bulan
Kapolres AKBP Andi Erma Suryono Pantau Hari Bebas Besuk Warga Binaan Lapas Taccorong Bulukumba
Kapolres Bulukumba Buka Kegiatan Pembinaan Fisik dan Mental Petugas Lapas
Peringatan HUT RI ke 79, 271 Narapidana di Lapas Bulukumba Terima Remisi
Lapas Bulukumba Bersinergi dengan TNI-POLRI Melalui Penggeledahan Gabungan
Petugas Gabungan TNI-Polri Geledah Lapas Bulukumba, Barang Berbahaya Diamankan