"Jadi untuk sementara berdasarkan dari tersangka S kami akan terus melakukan pencarian terhadap inisial A dan toko-toko dimana tersangka S membeli senjata api tersebut," tandasnya.
Pengungkapan asal-usul senpi ini menjadi babak baru dalam kasus yang cukup menghebohkan ini. Harga pistol Makarov yang mencapai Rp30 juta mengindikasikan adanya transaksi ilegal dan berpotensi melibatkan jaringan yang lebih besar.
Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menangkap A dan mengungkap tuntas jaringan penjualan senjata api ilegal di Jakarta Pusat. (*)
Artikel Terkait
Geger Sidrap: Puluhan Terduga Penipu 'Sobis' Diciduk, Nama Daerah Tercoreng!
Bimbim Slank Ungkap Kronologi Meninggalnya Bunda Iffet, Sempat Masuk ICU dan Ngotot Minta Pulang ke Rumah
Gebrakan Kemenkop! 80 Kopdes Merah Putih Percontohan Segera Diresmikan di Seluruh Indonesia
KPK Bongkar Kecurangan Akreditasi Sekolah! Mendikdasmen Gercep Lakukan Penelusuran
'Sekolahnya di Mana?' Pengamat Ekonomi Skakmat Menteri Soal Prioritaskan Makan Gratis Ketimbang Lapangan Kerja
LG Cabut Investasi Baterai Nikel, Pengamat Ingatkan RI: Jangan Sepelekan IHSG
Jangan Bingung Lagi! Ini Rekomendasi 5 Tablet Impian Harga 2 Jutaan di Tahun 2025