Lebih dari sekadar memberikan sanksi kepada pelaku, UGM menjadikan kasus ini sebagai momentum krusial untuk memperkuat sistem pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Langkah-langkah konkret seperti peningkatan edukasi dan pengawasan terhadap relasi kuasa antara dosen dan mahasiswa akan diintensifkan.
"Yang utama sebetulnya kami mencegah ke depan tidak terjadi lagi," pungkas Andi.
Baca Juga: Perang Hak Cipta di Ujung Pena? Ghibli Berpotensi Seret OpenAI ke Meja Hijau AS!
Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh seorang guru besar UGM ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan tinggi.
Komitmen UGM untuk menindak tegas pelaku dan memberikan pemulihan bagi korban diharapkan dapat menjadi preseden positif dan mendorong institusi pendidikan lainnya untuk lebih serius dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.(*)
Artikel Terkait
Inilah Tanda-Tanda Kamu Mengalami Kekerasan Emosional, Nomor 3 Menjadi Hal yang Lumrah
Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum untuk Berantas Kekerasan terhadap Perempuan
Polres Bulukumba Tangkap Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan, Dikejar Hingga Barru
3 Fakta Kasus Kekerasan yang Dialami Artis Asal China Zhao Lusi, Salah Satunya Kebiasaan Memendam Perasaan Sendiri
Miris! Balita 3 Tahun Jadi Korban Kekerasan Seksual, Pelaku Merupakan Calon Ayah Tirinya
Polda NTT Beberkan 8 Rekaman Video Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada, Ini Isinya!
Fakta Baru Pembunuhan Juwita Jurnalis Asal Banjarbaru Terungkap, Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Oleh Tersangka