Pasca Uji Kebohongan, Pengacara: Bharada E Akui Tembak Pertama Brigadir J, Ferdy Sambo Terakhir

photo author
Gian Limbanadi, Sulawesi Network
- Sabtu, 10 September 2022 | 17:25 WIB
Pasca Uji Kebohongan, Pengacara: Bharada E Akui Tembak Pertama Brigadir J, Ferdy Sambo Terakhir (beritadiy.pikiran-rakyat.com)
Pasca Uji Kebohongan, Pengacara: Bharada E Akui Tembak Pertama Brigadir J, Ferdy Sambo Terakhir (beritadiy.pikiran-rakyat.com)

SULAWESINetwork - Salah satu tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir J, yakni Bharada Richard Eliezer alias Bharada E telah menjalani pemeriksaan alat uji kebohongan (lie detector).

Hasil dari pemeriksaan menggunakan alat uji kebobohongan tersebut Bharada E tersangka kasus Brigadir J dinyatakan jujur.

Bharada E melalui pengacaranya, Ronny Talapessy menyampaikan hal yang membuat kliennya dinyatakan jujur lewat alat uji kebohongan.

"Lie detector yang ditanyakan ke klien saya terkait dengan peristiwa di Duren Tiga," ujar Ronny Talapessy, dikutip SULAWESINetwork.com dari PMJNews, Sabtu 10 September 2022. 

Baca Juga: Inilah 6 tanaman yang Ampuh Mengusir Nyamuk Demam Berdarah

Ronny mengungkapkan, salah satu poin yang ditanyakan yakni siapa yang menembak Brigadir J dalam peristiwa yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.

Dilanjutkan Ronny, Bharada E mengakui kalau dirinya yang menembak Brigadir J pertama dan Ferdy Sambo yang menembak terakhir.

“Salah satu poin krusial adalah siapa saja yang menembak (Brigadir) J. Klien saya menjawab ‘Saya pertama dan FS yang menembak terakhir’,” ungkap Ronny.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri selesai melakukan pemeriksaan terhadap Bharada Eliezer, Bripka Ricky dan Kuat Ma’ruf menggunakan alat pendeteksi kebohongan (Lie Detector) terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

“Barusan saya dapat hasil sementara uji polygraph terhadap RE, RR dan KM, hasilnya ‘no deception indicated’ alias jujur,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian saat dikonfirmasi, Selasa 6 September 2022. 

Baca Juga: Inilah 5 Makanan Sehat bagi Penderita Penyakit TBC

Menurut Andi, pemeriksaan dengan metode ini bertujuan untuk memperkaya bukti petunjuk. Dia tak menjelaskan detail materi pemeriksaan ketiga tersangka dugaan pembunuhan Brigadir J itu.

“Uji polygraph sekali lagi saya jelaskan bertujuan untuk memperkaya alat bukti petunjuk,” ucap Andi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Gian Limbanadi

Sumber: PMJnews

Tags

Rekomendasi

Terkini

X