viral

Kopi Pujananting Didorong Naik Kelas, Wabup Barru Fokus Hilirisasi dan Pasar

Senin, 12 Januari 2026 | 13:58 WIB
Wakil Bupati Barru Abustan A Bintang meninjau kebun pertanian kopi milik petani.

Sulawesinetwork.com - Kopi Pujananting didorong untuk bisa naik kelas dengan potensi besar yang dimiliki untuk terus dikembangkan menjadi komoditas bernilai tinggi.

Upaya itu menjadi perhatian Wakil Bupati Barru Abustan A Bintang dengan melakukan peninjauan langsung di lahan pertanaman kopi milik petani di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Jumat 9 Januari 2026 kemarin.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam mendorong penguatan sektor perkebunan rakyat, khususnya pengembangan kopi sebagai komoditas unggulan daerah.

Baca Juga: Lewat Public Speaking, TP PKK Bantaeng Dorong Kader PKK Lebih Percaya Diri

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati berdialog langsung dengan petani dan pengurus kelompok tani untuk mendengarkan berbagai kendala di lapangan, mulai dari perawatan tanaman, peningkatan produktivitas, hingga pemasaran hasil panen.

Wabup Barru menegaskan bahwa kopi Pujananting memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara serius, berkelanjutan, serta didukung pendampingan teknis dan penguatan kelembagaan petani.

“Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor perkebunan rakyat, termasuk kopi, melalui peningkatan kualitas produksi, pendampingan teknis, serta sinergi lintas sektor,” ujar Wabup.

Baca Juga: Bupati Sinjai Resmikan Parkir Elektronik Pasar Sentral, Tata Kelola Pasar Masuk Era Digital

Lebih lanjut, Wabup Barru menekankan pentingnya arah kebijakan hilirisasi dan penguatan branding Kopi Barru, agar komoditas kopi tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani.

Pemerintah daerah, lanjutnya, mendorong peningkatan kualitas pascapanen melalui pengolahan yang baik, standarisasi mutu, pengemasan, serta sertifikasi produk yang berorientasi pada kebutuhan pasar.

Selain itu, branding Kopi Barru sebagai produk khas daerah dengan karakter dan cita rasa tersendiri akan diperkuat melalui promosi terintegrasi, pengembangan UMKM pengolah kopi, kemitraan usaha, serta perluasan akses pasar baik regional maupun nasional.

Baca Juga: Wabup Barru Abustan Pastikan Bantuan Alsintan Tepat Sasaran dan Transparan

Penguatan kelembagaan kelompok tani dan koperasi juga menjadi bagian penting dari strategi peningkatan posisi tawar petani dalam rantai nilai kopi.

“Kita ingin kopi Barru tidak berhenti di kebun, tetapi naik kelas melalui hilirisasi dan branding yang jelas, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani dan daerah,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini