Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Barru didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Camat Pujananting, dan Kapolsek Pujananting, sekaligus melakukan pengawasan pemanfaatan bantuan bibit kopi yang bersumber dari APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Pengawasan ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran serta kualitas tanaman kopi tetap terjaga.
Selain pengawasan, kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memastikan pendampingan lapangan berjalan optimal sebagai langkah strategis menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan bagi petani.
Baca Juga: Tragis! Tak Dibelikan Motor, Pemuda di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung
Berdasarkan data di lapangan, pertanaman kopi di Kecamatan Pujananting saat ini tersebar di enam desa dengan total luas sekitar 200 hektare yang dikelola oleh 11 kelompok tani.
Sebarannya meliputi Desa Gattareng (2 kelompok tani, ±30 hektare), Desa Pujananting (3 kelompok tani, ±50 hektare), Desa Jangan-Jangan (1 kelompok tani, ±20 hektare), Desa Bacu-Bacu (2 kelompok tani, ±30 hektare), dan desa lainnya di wilayah Kecamatan Pujananting. (*)
Artikel Terkait
Waka Polres Bulukumba Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
Bupati Bantaeng Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemkab Bantaeng
Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kouta Haji, Gus Alex Ikut Terseret
DPRD Bulukumba Inventarisasi Masalah Pantai Panrang Luhu, Siapkan Rekomendasi Langkah Tegas
Pelatih Anyar Garuda Jhon Herdman Tak Ingin Kerja Remote dari Luar Negeri, Ingin Menetap di Indonesia
BGN Tegaskan Guru, TU, hingga Petugas Kebersihan di Sekolah Harus Dapat MBG
Yusril Nilai Pilkada Tak Langsung Lebih Efektif, DPRD Dinilai Lebih Mudah Diawasi