"Setelah mediasi itu, saya diajak komite ke kantor. Di saat itulah terjadi pengeroyokan," ungkap Agus.
Merasa menjadi korban kekerasan, Agus mengaku masih mempertimbangkan langkah hukum.
Guru SMK di Jambi itu merasa berat melaporkan para siswa ke polisi karena mempertimbangkan masa depan dan kondisi psikologis mereka.
Baca Juga: PAD Bulukumba Naik Peringkat, BI Ingatkan ASN Jadi Motor Transaksi Digital
"Saya merinding kalau harus melapor ke polisi. Mereka ini anak didik saya, masih sekolah dan secara psikologis butuh bimbingan," tutup Agus.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun otoritas setempat ihwal kasus kekerasan antara guru dan para siswanya di SMK Jambi tersebut. (*)
Artikel Terkait
Pemda Tanah Datar Terima Kunjungan Wabup Bulukumba, Serahkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Bencana
Terharu! Bupati Sinjai Datangi Rumah Warga Viral, Lunasi Utang hingga Jamin Pendidikan Anak
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Nilai Tekanan untuk Cetak Sejarah Baru Itu Bukan Kutukan tapi Berkah
Semua Parpol Punya Dapur MBG, BGN: Asalkan Memenuhi Standar
Pemkab Bulukumba Apresiasi Putusan PN yang Teguhkan Hutan Adat Ammatoa Kajang
Nokia X700 5G Jadi Handphone Paling Dicari di Tahun 2026, Begini Ketersediaannya
Hasil Drawing AFF 2026 Bebaskan Timnas Indonesia dari Grup Neraka, John Herdman Dituntut Persembahkan Gelar Juara