"Saya memohon maaf untuk apa yang terjadi, saya dan keluarga telah dan akan selalu membersamai para korban melalui masa sulitnya," tambah Putri, menunjukkan empati dan komitmennya.
Dalam postingan yang juga sengaja dimatikan kolom komentarnya itu, Putri Karlina menutup suratnya dengan tekad untuk menjadi pemimpin daerah, seorang ibu, anak, istri, dan manusia yang lebih baik di masa mendatang.
Baca Juga: Meneladani Pejuang Ekonomi: Bedah Buku 'Margono Djojohadikusumo' Gaungkan Nasionalisme di Serang
"Di tengah masalah yang sedang dihadapi, saya akan tetap memberikan yang terbaik sebagai wakil pemimpin daerah, seorang ibu, anak, istri, dan manusia yang bermanfaat kepada manusia lainnya," sebutnya.
"Semoga Allah mengampuni, tertanda, Putri Karlina," tutup Putri dalam secarik kertas yang penuh makna tersebut, berharap kerusuhan ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.(*)
Artikel Terkait
Gubernur Jawa Barat Geram: Minta IDI Bertindak Cepat Cabut Izin Dokter Obgyn Terduga Lecehkan Pasien di Garut
Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Saat USG, Polisi Bentuk Tim Khusus!
Makin Banyak Korban Berani Bicara, Polisi Buka Posko Pengaduan Dugaan Pelecehan Seksual Dokter Kandungan di Garut
SHOCKING! Korban Dokter Kandungan Garut Meluas, Perawat dan Bidan Ikut Buka Suara
VIRAL! Dokter Kandungan di Garut Terciduk CCTV Lakukan Pelecehan Saat USG, Korban Bertambah Jadi 2
Tragedi Ledakan Maut di Garut: Belasan Nyawa Melayang Saat Pemusnahan Amunisi TNI AD, Investigasi Mendalam Digelar!
Putra Dedi Mulyadi Akan Menikah dengan Wabup Garut: KDM Beri Nasihat Mendalam tentang Fondasi Rumah Tangga
Tragedi Siswa SMAN 6 Garut: Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan Mediasi di Tengah Isu Perundungan yang Mencuat
Tragedi di SMAN 6 Garut: Gubernur Jabar Nonaktifkan Kepsek, Investigasi Dugaan Perundungan Dimulai
Datangi Keluarga Korban Insiden Pasar Rakyat Garut, KDM: Mulai Sekarang Jadi Anak Pak Dedi