Faktor bird strike tak bisa dihindari karena lokasi Bandara Internasional Muan. Dijelaskan lokasi ini dekat dengan tiga suaka burung utama yang berfungsi sebagai tempat musim dingin bagi burung-burung yang bermigrasi.
Baca Juga: Kepala Bappenas: RPJMN Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026
Sebuah survei yang dilakukan oleh Institut Ekologi Nasional Korea Selatan mencatat hampir 19.000 burung yang bermigrasi di suaka-suaka ini. Bandara ini telah mencatat tingkat serangan burung tertinggi di antara 14 bandara regional Korea Selatan.
Sekitar 10 insiden dilaporkan antara tahun 2019 hingga Agustus 2024, menurut data Korea Airports Corporation. Faktor penilaian dampak lingkungan tahun 2020 mencatat area luar bandara juga digunakan sebagai lahan pertanian.
Sehingga wajar bila area itu sangat banyak burung karena kaya akan sumber makanan burung.
Meski begitu, para ahli mengatakan kecelakaan ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor. Butuh waktu berbulan-bulan untuk menyusunr angkaian kejadiannya.(*)
Artikel Terkait
Wah! Ternyata Segini Gaji Tukang Parkir Pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Kota Makassar
Bikin Ngakak! Jamaah Haji Asal Majalengka Tiba-Tiba Minta Turun dari Pesawat Gegara Ingat Ayamnya di Rumah
Ini Konfirmasi Pihak Kementerian Perhubungan Terkait Pesawat Jamaah Haji yang Delay
Kemenhan RI Beli Pesawat Tempur Bekas Anggaran 11 Triliun, Presiden Jokowi: Jangan Beli Alutsista Bekas
Disaksikan Jokowi, Prabowo Serahkan Pesawat Keempat C-130J Super Hercules untuk TNI AU
TKN: Tudingan terhadap Prabowo Soal Korupsi Pembelian Pesawat Mirage Itu Hoaks!
Siapa Sosok RBS yang Ternyata Robert Priantono Bonosusatya dalam Pusaran Korupsi Timah, Dicatut dalam Kisruh Pesawat Jet
Mengapa Tiket Pesawat di Indonesia Mahal? Ini Penjelasan Menko Luhut
3 Kecelakaan Pesawat Ini Hebohkan Jagat Medsos? Jangan Lupakan Tragedi di Indonesia: dari Insiden Tergelincir hingga Penurunan Drastis!