"Sistemnya bisa para widya-widya kita itu mengunjungi kelompok-kelompok guru, kemudian mereka menyelenggarakannya secara mandiri secara rutin dan itu bagian yang nanti juga harus dilaporkan sebagai bagian dari pemenuhan 24 jam," jelas Abdul Mu'ti.
Kabar Gembira Lain: Tunjangan Sertifikasi Naik!
Tak hanya "dipaksa" berkembang, para guru juga mendapat angin segar dari segi kesejahteraan. Mendikdasmen mengumumkan peningkatan tunjangan sertifikasi guru dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta!
Baca Juga: Dukung Swasembada Pangan, Korwil Sahabat Andalan Siap Bentuk Brigade Pangan
Khusus untuk guru ASN, besaran tunjangan akan disesuaikan dengan gaji pokok dan ditransfer langsung ke rekening guru, tanpa lagi melalui perantara pemerintah daerah.
Langkah ini diharapkan dapat membebaskan guru dari urusan birokrasi yang terkadang menghambat, sehingga mereka bisa lebih fokus pada tugas utama: mengajar.
"Hal ini dilakukan agar guru dapat fokus dalam mengajar. Ia menjelaskan, peningkatan kesejahteraan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kinerja," ujar Abdul Mu'ti, menekankan adanya timbal balik antara hak dan kewajiban.
Baca Juga: Dampingi KASAL Kunker di Takalar, Gubernur Sulsel: Pemprov Siap Sinergi Dukung Ketahanan Pangan
Mendorong Inovasi di Sekolah-Sekolah Sultra
Dalam kunjungannya ke SMPN 1 Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, Mendikdasmen juga menyoroti pentingnya peningkatan inovasi dan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah.
Beliau menilai, pendekatan pembelajaran yang inovatif adalah kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Baca Juga: Andalan Hati Gelar Rembuk Tani di Maros: Petani Bersatu Dukung Swasembada Pangan
"Kami tentu berharap agar ke depan sekolah-sekolah kita ini makin baik lagi, makin maju lagi, tidak hanya dari sisi sarpras (sarana dan prasarana) tapi juga dari sisi pendekatan dalam pembelajarannya," katanya.
Kunjungan kerja ini dimanfaatkan Abdul Mu'ti untuk berinteraksi langsung dengan siswa, melihat fasilitas sekolah, serta meninjau progres perbaikan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan mendengarkan aspirasi terkait isu pendidikan di Sulawesi Tenggara, termasuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Dengan kebijakan pelatihan rutin ini, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menunjukkan komitmen kuat untuk terus memajukan kualitas pendidikan di Indonesia.
Artikel Terkait
Sahabat Andalan Pasang Badan Bela Luwu! Dukung Penuh Gubernur Kaji Ulang Tambang Emas Raksasa
Polres Bulukumba Siaga Penuh Amankan Ibadah Jumat Agung Umat Kristiani
Pastikan Berjalan Lancar, Kapolres Bulukumba Pantau Langsung Kegiatan Jumat Agung
Kementan Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat Brigade Pangan
Babak Baru Drama Anak Lisa Mariana: Pria Bernama Revelino Muncul dan Klaim Ayah Biologis!
Trauma Puluhan Tahun Terpendam: Eks Pemain Sirkus Taman Safari Ajukan 4 Tuntutan Mengguncang!
Kisah Haru Peternak Sumedang di Balik Makan Bergizi Gratis: Bangga Susu Kami Cerdaskan Anak Bangsa!
Nathalie Holscher Pasang Badan! Tolak Permintaan Maaf Bupati Sidrap Soal Saweran, Banjir Dukungan Netizen!