“Jika itu hanya percakapan biasa, mereka tetap boleh melakukannya tanpa masalah. Namun ketika situasinya konfrontatif, ceritanya berbeda,” kata Collina.
2. Boikot Keluar Lapangan Kini Dihukum Tegas
Pemain atau ofisial yang sengaja meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit kini akan langsung mendapat sanksi kartu merah.
Aturan ini muncul setelah insiden final Piala Afrika ketika Senegal sempat keluar lapangan saat menghadapi Maroko karena memprotes penalti kontroversial.
Jika aksi tersebut menyebabkan pertandingan batal atau terhenti, tim yang bersangkutan juga berpotensi dinyatakan kalah otomatis.
3. VAR Kini Bisa Koreksi Corner dan Kartu Kuning Kedua
Baca Juga: Pengakuan Nasabah BCA usai Kehilangan Rp160 Juta dalam Mobile Banking, Padahal Tak Lakukan Transaksi
Untuk pertama kalinya sejak diperkenalkan, VAR mendapat kewenangan tambahan untuk mengoreksi tiga situasi tertentu, yakni:
* Keputusan tendangan sudut yang salah sebelum sepak pojok dieksekusi.
* Kartu kuning kedua yang keliru.
* Kesalahan identitas pemain penerima kartu.
Meski demikian, VAR tetap tidak memiliki kewenangan mengubah keputusan goal kick menjadi tendangan sudut.
4. Aturan Mengulur Waktu Diperketat
IFAB juga memperketat aturan terhadap pemain yang sengaja membuang waktu.
Kiper kini diberi batas hitungan mundur lima detik untuk segera memainkan bola. Jika melanggar, lawan akan mendapatkan hadiah tendangan sudut.