“Saya tidak bisa menjamin permainan terbaik, tetapi kami akan melakukan segala cara untuk memberikan hasil bagus,” ucapnya.
Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 juga menjadi ajang pertama bagi Lee sejak resmi menukangi Taeguk Warriors muda pada Mei 2025. Ia mengaku antusias menantikan debut turnamen resmi bersama timnya.
“Ini adalah turnamen resmi pertama sejak penunjukan saya. Saya merasa bersemangat dan ingin berkoordinasi dengan baik dengan para pemain untuk meraih hasil yang baik dan kembali,” tutur Lee.
Baca Juga: Ini 3 Rekomendasi Pasta Gigi untuk si Hobi Ngopi, Bisa Beli Online
Pelatih Timnas Korsel U-23 itu menegaskan targetnya, yakni tiga kemenangan dari tiga laga di Grup J dalam ajang Kualifikasi Piala Asia 2026. Lee ingin memastikan Korea Selatan langsung melaju ke babak utama tanpa harus bergantung pada perhitungan runner-up terbaik.
“Tentu saja, lolos ke babak final adalah tujuan terbesar. Saya bertekad meraih tiga kemenangan untuk lolos ke babak utama,” ucapnya.
Di sisi lain, Indonesia mendapat keuntungan sebagai tuan rumah. Dukungan penuh suporter di Gelora Delta diprediksi memberi semangat tambahan bagi Garuda Muda untuk kembali membuat kejutan.
Baca Juga: Gubernur Sulsel dan Pangdam Takziah ke Rumah Duka Ojol Korban Pengeroyokan Demo di Makassar
Pertemuan ini pun disebut-sebut sebagai laga balas dendam Korea Selatan sekaligus ujian konsistensi Timnas Indonesia di panggung Asia.
Kini, publik sepak bola menantikan kemenangan seperti di tahun 2024 akan terulang bagi Garuda Muda, atau justru Taeguk Warriors berhasil menuntaskan dendamnya. (*)
Artikel Terkait
Kejurda Pelajar Resmi Dibuka, Bupati Barru Ajak Remaja Jauhi Hal Negatif!
7 Tips Finansial untuk Keluarga Muda: Mengelola Biaya Tersembunyi usai Kelahiran sang Bayi
Long Weekend di Depan Mata! Ini 4 Tips Menyusun Itinerary untuk Liburan
Prabowo Minta Kapolri, Polisi Korban Demo Ricuh Dapat Kenaikan Pangkat
Deflasi Agustus 2025 Capai 0,08 Persen, Inflasi Tahunan Diklaim Tetap Terkendali
KOMPI Teguhkan Barisan Demi Perlawanan Dari Rakyat Tak Padam
Ini Poin Tuntutan Cupayung Plus yang Disebut Tidak Dipahami Ketua DPRD Bulukumba Hingga Diminta Turun dari Mimbar