Sulawesinetwork.com - Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah kini tengah menjadi sorotan publik usai dirinya diminta turun dari mimbar orasi oleh massa aksi, Senin, 1 September 2025 kemarin.
Umy Asyiatun diminta turun lantaran menjawab aspirasi dengan membaca teks yang akhirnya dianggap kualitas keilmuannya diragukan dan dipertanyakan peserta aksi.
Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 Wita itu dihadiri oleh ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Cipayung Plus Bulukumba dengan pengawalan petugas keamanan TNI dan Polri.
Baca Juga: Prabowo Minta Kapolri, Polisi Korban Demo Ricuh Dapat Kenaikan Pangkat
Massa aksi menyuarakan sejumlah tuntutan yang sempat menjadi gejolak dan menimbulkan aksi demonstrasi disejumlah wilayan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bulukumba.
Dikutip dari pernyataan sikap Koalisi Cipayung Plus, terdapat beberapa poin yang menjadi tuntutan dan desakan agar DPRD Bulukumba bisa menerima aspirasi yang disampaikan.
Tuntutan diantaranya desakan pengesahan Rancangan Undang-undang Perampasan Aset, Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan anggota DPR.
Baca Juga: Long Weekend di Depan Mata! Ini 4 Tips Menyusun Itinerary untuk Liburan
Koalisi Cipayung Plus Bulukumba juga menuntut adanya Reformasi Polri dengan mendorong untung Mengadili Oknum Anggota Brimob yang Menyebabkan Driver Ojol Affan Kurniawan Meninggal Dunia dan Meminta Stop Melakukan Diskriminasi Aktivis.
Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Khadijah yang diminta untuk keluar dari gedung DPRD dan menerima aspirasi yang disampaikan massa aksi akhirnya dipersilahkan untuk naik ke mimbar orasi.
Hanya saja, ditengah penyampaian Umy Asyiatun Khadijah tiba-tiba dihentikan oleh Jenderal Lapangan Aksi Koalisi Cipayung Plus Bulukumba, Nur Alam.
Baca Juga: 7 Tips Finansial untuk Keluarga Muda: Mengelola Biaya Tersembunyi usai Kelahiran sang Bayi
Nur Alam menyampaikan jika Ketua DPRD Bulukumba menerima aspirasi sambari membaca teks. Sehingga dianggap tidak akan memberikan hasil apapun jika diteruskan.
"Kawan-kawan, sekelas ketua DPRD saja masih membaca teks," ungkap Nur Alam yang meminta pendapat massa aksi.
Artikel Terkait
Baca Teks Saat Temui Demonstran, Ketua DPRD Bulukumba Diminta Turun dari Mimbar: Kualitas Keilmuan Dipertanyakan
Akhirnya! Tuntutan Massa Aksi Diterima DPRD Bulukumba, Ketua Dewan: Rekomendasi Langsung Kami Kirim Malam Ini!
Diminta Turun dari Mimbar Orasi oleh Massa Aksi, Ini Profil Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun
KNPI Makassar: 'Jaga Makassar Ta' Memerlukan Kesadaran dan Komitmen Semua Pihak
Kejurda Pelajar Resmi Dibuka, Bupati Barru Ajak Remaja Jauhi Hal Negatif!
Tanpa Harus Pamer, Begini Strategi Bangun Personal Branding demi Bisnis Menggeliat Cepat di Media Sosial
Puncak Hari Anak Nasional 2025 di Barru: Meriah, Penuh Canda Tawa, dan Komitmen Perlindungan Anak
KOMPI Teguhkan Barisan Demi Perlawanan Dari Rakyat Tak Padam