Pada bagian akhir suratnya, Rini juga mengingatkan kepada para ASN untuk terus berakhlak dana memiliki integritas.
“Teruslah menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, saling menguatkan, dan menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas,” tambahnya.
“Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tapi dari jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati,” imbuhnya.
Baca Juga: Komisi I DPRD Bulukumba Rampungkan Pembahasan Ranperda Pertanggunghawaban APBD 2025
Kepala BKN: Pengabdian yang Sunyi
Sementara Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menyebut bahwa ASN bekerja untuk memastikan kehadiran negara di tengah persoalan masyarakat.
“Melalui pesan ini, Kepala BKN mengajak kita untuk menyadari bahwa mulai dari ruang kelas, puskesmas, laboratorium, kantor pelayanan, hingga lapangan, jutaan ASN bekerja dalam senyap demi memastikan negara hadir untuk masyarakat,” tulis keterangan pada akun Instagram @profzudan pada Sabtu, 18 Juli 2026.
“6,7 juta ASN adalah 6,7 juta cara mencintai Indonesia,” tuturnya lagi.
Viral Pernyataan Ketua Komisi II DPR RI soal ‘Mental ASN’
Sebelumnya, viral pernyataan kritik dari Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda terkait kinerja ASN.
Rifqi meminta agar key performance indicator (KPI) atau indikator kinerja ASN ditingkatkan untuk memperbaiki kualitas kerja.
“Kita ke depan mungkin, Ibu MenPAN-RB dan Bapak Ibu sekalian yang hadir di ruangan ini, perlu meningkatkan sedikit KPI (key performance indicator) kepada seluruh birokrasi kita, ASN kita, apakah itu pegawai negeri sipil (PNS) termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” ujar Rifqi dalam rapat kerja bersama KemenPAN-RB, BKN, LAN, dan sejumlah pihak lainnya, di kompleks Parlemen, Jakarta pada 15 Juli 2026 lalu.
Rifqi juga menyinggung tentang ASN yang disebut belum bisa berkompetitif dengan pegawai swasta serta menilai tentang mentalitas ASN.
Artikel Terkait
Sentuhan Humanis Hari Pertama Sekolah, Polres Bulukumba Bagikan Sarapan untuk Siswa
MPLS Ramah Resmi Dimulai, Bupati Sinjai Tegaskan Tak Ada Lagi Perploncoan di Sekolah
UU Pemilu dan Pilkada Digugat ke MK, Minta Kuota Minimal 30 Persen Perempuan di Penyelenggara Pemilu
Kebersamaan Kapolres dan Kajari Bulukumba Duet Nyanyi di Nobar Piala Dunia 2026, Warga Beri Tepuk Tangan Meriah
A Ahmad Fajar Terpilih Pimpin DPK KNPI Ujung Loe, Siap Jadikan KNPI Ruang Akselerasi Pemuda
Polres Bulukumba Bersih-Bersih Kantor, Ciptakan Lingkungan Bersih, Asri, dan Nyaman
BAZNAS Bulukumba Bantu Seragam Sekolah, Fajar Kembali Mengenyam Pendidikan Lewat Program ATS