Survei National Association of Personal Financial Advisors (NAPFA) pada 2025 menemukan, sebagian besar milenial masih mencari saran keuangan dari keluarga, teman, atau media sosial.
Hanya 21 persen yang benar-benar memanfaatkan jasa penasihat keuangan profesional. Di sisi lain, biaya hidup yang terus naik membuat perjuangan menabung tidak mudah.
Baca Juga: Tersangka Pembakaran Kantor DPRD Sulsel dan Kota Makassar Bertambah, Polda Tetapkan 29 Orang
Harga sewa, rumah, dan inflasi kerap lebih cepat melambung dibanding kenaikan gaji, sehingga banyak milenial harus lebih kreatif mengatur anggaran.
Meski begitu, Joy sepakat generasi milenial berada di jalur yang tepat. Mereka telah menunjukkan kesadaran baru, terutama soal dana darurat.
“Waktu terbaik untuk mulai adalah kemarin. Waktu terbaik kedua adalah hari ini," tukasnya. (*)
Artikel Terkait
Puan Maharani Janji DPR akan Berbenah hingga Terbuka Mendengar Aspirasi Rakyat
DPR Akan Gelar Rapat Evaluasi Menyikapi Aspirasi Rakyat Pasca Aksi Demonstrasi
Bukan Cuma DPR, DPRD Juga Dapat Tunjangan Rumah Puluhan Juta Rupiah
Breaking News! Panitia Resmi Menunda Kegiatan Resmi Sulawesi Bike Week 2025
Intermediasi Perbankan Diklaim Stabil, OJK Dorong Relaksasi untuk UMKM
Jaga Kedamaian di Butta Panrita Lopi Bulukumba, TNI-Polri Kompak Patroli Bersama
Sinergi Kuat PKS dan Pemerintah Kabupaten Barru: Siap Kawal Program Pembangunan