Sulawesinetwork.com - Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, kini meralat sendiri pernyataan yang pernah ia lontarkan terkait tunjangan yang diterima anggota DPR.
Adies mengatakan pernyataannya adalah data yang salah dan belum dikonfirmasi dengan Sekretariat Jenderal DPR.
“Saya ingin klarifikasi terkait dengan kemarin ada beberapa hal yang saya salah memberikan data, setelah saya cek di Kesekjenan, ternyata tidak ada kenaikan, baik itu gaji maupun tunjangan seperti saya sampaikan,” ucap Adies kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 20 Agustus 2025.
Baca Juga: Fokus Penentuan Lokus Stunting 2026, Wabup Sinjai Pimpin Langsung Rakor TPSS
Adies juga mengklarifikasi tentang kenaikan tunjangan DPR, salah satu yang ia sebut adalah tunjangan beras dan bensin.
Dalam keterangannya, Adies mengatakan bahwa tidak ada kenaikan tunjangan beras untuk DPR dan nominalnya tak seperti yang ia sebutkan sebelumnya, yakni Rp12 juta.
“Tunjangan beras itu tidak ada kenaikan sejak tahun 2010, itu sebesar Rp200 ribu kurang lebih per bulan, bukan Rp12 juta, jadi itu saja yang ingin saya klarifikasi,” imbuhnya.
Baca Juga: Bupati Sinjai Menerima Sertifikat Bebas Frambusia untuk Pemkab Sinjai dari Kementerian Kesehatan
Untuk tunjangan bensin, Adies menyatakan tidak ada kenaikan, sehingga para anggota DPR mendapatkan tunjangan sebesar Rp3 juta.
Ia juga menegaskan bahwa gaji anggota DPR tidak mengalami kenaikan, namun membenarkan adanya kompensasi rumah.
Pemberian kompensasi rumah ini karena sekarang anggota DPR sudah tidak lagi mendapatkan rumah dinas, sehingga digantikan dengan uang.
Baca Juga: Penyegaran Birokrasi: Bupati Bantaeng Lantik 7 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Daftarnya
“Tidak ada kenaikan gaji, yang ada memang tunjangan perumahan yang dianggarkan sejak tahun lalu,” ujar politikus dari Partai Golkar itu.
“Itu karena rumah dialihfungsikan oleh Sekretariat Negara, jadi anggota yang baru tidak mendapat lagi rumah dinas dan diberikan tunjangan perumahan,” terangnya.
Artikel Terkait
19.391 Bal Pakaian Bekas Impor Ilegal Diamankan Kemendag, Nilainya Capai Rp112 Miliar
Dihadapan Bupati Ratnawati, PLN Paparkan Program TJSL Pendidikan di Kawasan Madaya
Banjir Tunjangan, Begini Kekayaan Fantastis Anggota DPR
5 Jejak Finansial Warga Kelas Menengah: dari Cicilan Rumah hingga Dompet Dana Darurat
Sri Mulyani Gunakan SAL Rp60 Triliun untuk Kurangi Utang dan Perkuat APBN 2026
Pemprov Sulsel dan BPS Perkuat Sinergi Pemanfaatan Data untuk Pembangunan Daerah
Aturan Rampung, Zulhas Targetkan 15.000 Kopdes Merah Putih Beroperasi Bulan Ini