"Jadi hubungan kita meningkat terus. Saya mengikuti perkembangan. Banyak kemajuan di berbagai bidang," tutup Prabowo, optimistis.
Seperti diketahui, Indonesia secara resmi diakui sebagai anggota penuh BRICS pada 6 Januari 2025. BRICS sendiri adalah akronim dari Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Baca Juga: Nokia X700 5G: Sang Legenda Kembali, Siap Guncang Pasar Smartphone!
Setelah perluasan keanggotaan, forum ini kini dikenal sebagai BRICS Plus, dengan masuknya negara-negara seperti Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Forum yang didirikan oleh Putin bersama empat pemimpin negara lainnya ini memiliki tujuan utama untuk mengejar kesejahteraan kawasan selatan dunia (global south), sebuah istilah yang merujuk pada negara-negara berkembang atau negara dunia ketiga.
Dengan bergabungnya Indonesia, BRICS Plus semakin memperkuat posisinya sebagai wadah kerja sama yang berfokus pada kepentingan dan aspirasi negara-negara berkembang.
Dorongan Putin kepada Indonesia untuk mengambil peran besar di forum ini mengindikasikan pengakuan atas potensi dan pengaruh Indonesia dalam arsitektur ekonomi global yang sedang bergeser.(*)
Artikel Terkait
Liz Truss Mundur dari PM Inggris, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Malah Bilang Begini
4 Fakta Terkini Kasus Penutupan ‘Kampung Rusia’ di Bali, Awalnya Kafe hingga Berkembang Jadi Hotel Mewah
Prabowo Dikunjungi Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia: Sahabat Lama, Saya Sangat Gembira
Tiba di Tanah Air, Prabowo Terima Langsung 'Ngantor' Terima Kunjungan Wakil PM Rusia
Konflik Iran Israel Kian Memanas! Trump Ancam Bunuh Ali Khamenei, AS Dapat Peringatan Keras Dari Rusia
Korut Dan Rusia Murka! Serangan Udara Israel ke Iran Dikecam, AS Diperingatkan Jangan Sulut Perang Dunia
Sinyal Kuat Kerja Sama: Prabowo dan Putin Bertemu, Rusia Sambut Indonesia di BRICS
Momen Haru Prabowo di Rusia: Hormati 1,5 Juta Korban Perang Dunia II di Piskarovskoye Memorial Cemetery
Jawaban Putin soal Tawaran Prabowo Tuk Menambah Jumlah Penerbangan Langsung Rusia-Indonesia