"Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Iran, Israel, Suriah, Lebanon, atau Yaman, kami menyarankan untuk dapat menunda perjalanannya, karena perwakilan RI di negara-negara tersebut telah menetapkan status siaga," terang Soemirat.
Selain itu, ia juga mengingatkan WNI yang memiliki rencana penerbangan melewati wilayah Timur Tengah agar selalu memeriksa jadwal penerbangan terakhir dengan maskapai masing-masing.
Baca Juga: Kolaborasi Pentahelix di Bulukumba: DPRD dan Pemkab Bersatu Lawan Stunting
Ini penting untuk mengantisipasi potensi penutupan wilayah udara yang dapat mengganggu jadwal penerbangan.
Situasi di Timur Tengah masih sangat dinamis, dan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan untuk memastikan keamanan dan keselamatan para WNI di kawasan konflik. (*)
Artikel Terkait
Iran Tegas Akan Terus Beri Perlawanan Selama Agresi Israel Berlanjut
Menhut Raja Juli Antoni Cabut Izin Tambang di Pulau Wawonii, Tegaskan Komitmen Lingkungan
Curas di Bulukumba Terungkap: Tim Resmob Ringkus Dua Pelaku Pengeroyokan dan Perampasan Motor
Danantara, Chandra Asri, dan INA Kolaborasi Bangun Pabrik Kimia Rp13 Triliun, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Jejak Taipan Indonesia di Lapangan Hijau Global: Ini Dia 8 Klub Luar Negeri Milik Pengusaha Tanah Air
Mengukir Sejarah! Gubernur Mualem Sambut Bahagia Keputusan Prabowo: 4 Pulau Sengketa Sah Milik Aceh
BKN Umumkan 8 Jabatan PPPK Paruh Waktu: Kabar Baik untuk Honorer Database BKN
Remaja Inspiratif Bulukumba, A. Azzaza Amnan Afifah, Sang Penjaga Lingkungan Dinobatkan sebagai Duta Remaja Sulsel 2025!