Ia menegaskan bahwa pengurangan boleh dilakukan, tapi jangan sampai sama sekali tidak ada alokasi anggarannya.
Pemda bahkan dianjurkan untuk menyasar hotel-hotel maupun restoran yang nyaris kolaps agar mereka tetap dapat bertahan.
"Tito meminta untuk tetap melaksanakan kegiatan di hotel dan restoran, khususnya hotel dan restoran yang sekiranya agak kolaps," tambahnya.
Baca Juga: Terobosan BKN: Uji Kompetensi Kini Lebih Fleksibel, Gelar dan Sertifikasi ASN Makin Diakui
Terlebih, kata Tito, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) memiliki peran penting untuk meningkatkan jumlah peredaran uang di masyarakat dan memancing sektor swasta agar kembali bergairah.
"Kalau swastanya tidak hidup, jangan harap akan bisa melompat (perekonomiannya)," pungkasnya. (*)
Artikel Terkait
Puasa Arafah 9 Zulhijjah: Niat dan Keutamaan Penghapus Dosa Dua Tahun
Dulu Superpower, Kini Menghilang: 5 Negara Ini Tak Lagi Ada di Peta Dunia
Apple Siap Lompat ke iOS 26, Lewati iOS 19: Inilah Alasan dan Strateginya
Apakah CASN 2025 Dibuka? Ini Penjelasan Resmi Dari BKN Yang Perlu Kamu Tahu
PKS Umumkan Pemimpin Baru! Sohibul Iman Dan Al Muzzammil Yusuf Pimpin PKS 2025-2030
Sri Mulyani Beberkan Biaya Dinas ASN ke Luar Negeri, Angkanya Bikin Geleng-Geleng!
APBN Jadi Senjata Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Ini 11 Program Prioritas Pemerintah!