Beliau sudah mampu bergerak antara tempat tidur, kursi, serta kapel kecil di sampingnya untuk berdoa.
Profesor Alfieri menjelaskan bahwa Paus akan tetap berada di rumah sakit setidaknya selama satu minggu ke depan.
"Jika kami memulangkannya ke Santa Marta (rumah kediamannya di Vatikan), ia akan mulai bekerja lagi seperti sebelumnya," ujar Alfieri.
Baca Juga: Baterai Badak, Ngebut 5G: Moto G45 5G Hadirkan Kombinasi Memukau
Baca Juga: Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2025 Dikurangi, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!
"Jadi kami menahannya di sini. Kami menahannya di sini karena saat ia kembali ke Santa Marta, akan lebih sulit baginya untuk menghindari aktivitas berlebihan."
Saat ditanya apakah Paus akan cukup sehat untuk memimpin doa Angelus dari jendela rumah sakit pada Minggu, Alfieri menjawab bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Paus sendiri. (*)
Artikel Terkait
Kapan 1 Ramadan 2025? Ini Info Penetapan Awal Puasa dari Pemerintah dan Muhammadiyah
Moto G45 5G: Ponsel 5G Terjangkau dengan Kamera 50MP dan Layar 120Hz
Jadwal Imsakiyah dan Waktu Berbuka Puasa Ramadan 2025, Cek di Sini!
Tips Menjalani Puasa Ramadan 2025 dengan Lancar dan Bernilai Ibadah
Juknis TPG Kemenag 2025: Prioritaskan Kompetensi Guru Demi Pendidikan Islam Berkualitas
Nokia N75 Max: Harga Terjangkau, Fitur Premium? Ini Bocorannya
Bocoran Spesifikasi Nokia UltraView: Performa Ngebut Snapdragon 8 Gen 2, RAM 12GB, dan Memori Internal 512GB