Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah lama mengabdi di Kemendiktisaintek, Neni mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertama yang begitu pahit selama kariernya.
"Saya sudah lama menjadi PNS. Baru kali ini saya diperlakukan seperti ini," ucapnya.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui aksi Senin Hitam ini, Neni dan rekan-rekannya berharap agar kejadian serupa tidak lagi terulang di masa depan.
Baca Juga: Prabowo soal Makan Bergizi Gratis: Tak Perlu Ucapkan Terima Kasih, Ini Kewajiban Saya
Mereka mendesak adanya perubahan yang signifikan dalam lingkungan kerja, termasuk menghormati hak dan martabat pegawai.
Aksi ini tidak hanya menjadi bentuk solidaritas, tetapi juga simbol perjuangan untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil, aman, dan manusiawi di Kemendiktisaintek.
"Kami ingin keadilan ditegakkan, agar tidak ada lagi pegawai yang diperlakukan semena-mena seperti ini," pungkas Neni. (*)
Artikel Terkait
Pernah Dilatih Patrick Kluivert di AZ Alkmaar, Thom Haye Ungkap Gaya Sang Pelatih
BTN Mulai Akuisisi Bank Victoria Syariah untuk Dorong Transformasi Syariah
Surat Edaran Pembelajaran Ramadan Siap, Termasuk Aturan untuk Siswa Non-Muslim
Cerita Warga Pacific Palisades Saat Awal Kebakaran, Asap dan Api Turun dari Bukit dengan Cepat
Ingar di Medsos Soal Makan Bergizi Gratis, dari Kecaman Deddy Corbuzier hingga Prabowo yang Justru Minta Maaf
Rekam Jejak Menteri Satryo yang Didemo Pegawai Kemendiktisaintek: Lahir di Belanda hingga Dikenal sebagai Ilmuwan di ITB
Untuk Pertama Kalinya Setelah 40 Tahun, Pelantikan Presiden AS Terpilih Donald Trump Dilakukan di Dalam Gedung
Ramai RedNote Jadi Tujuan 'Pengungsi' usai TikTok Kena Banned di AS, tapi Potensi Diblokir Juga?