info-sulawesi

Guru Besar Unhas Turun Tangan, Sinjai Disiapkan Jadi Sentra Pertanian dan Peternakan

Jumat, 13 Februari 2026 | 12:58 WIB
Bupati Sinjai Hj Ratnawati Arif terima kunjungan guru besar Unhas.

Sulawesinetwork.com - Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif menerima kunjungan audiensi jajaran pimpinan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jl. Persatuan Raya, Jumat (13/2/2026).

Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan tindak lanjut kerja sama di bidang pertanian, peternakan, hingga akselerasi pengembangan UMKM di Kabupaten Sinjai.

​Rombongan Unhas dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis, Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, yang hadir bersama sejumlah guru besar.

Baca Juga: Pengamat: Sikap Pemprov Sulsel Soal Pemekaran Luwu Raya Sudah Tepat dan Proporsional

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Adi menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan Bupati Ratnawati yang dinilai memiliki banyak terobosan inovatif.

Unhas berkomitmen agar kemitraan yang telah terjalin lama tidak hanya berakhir sebagai dokumen formal, melainkan menjelma menjadi langkah implementatif yang konkret.

"Kami melihat Kabupaten Sinjai memiliki potensi yang luar biasa. Ibu Bupati memiliki banyak ide dan inovasi, sehingga kami ingin kemitraan antara Unhas dan Pemkab Sinjai lebih konkret ke depannya," ujar Prof. Adi.

Baca Juga: Plt Kadis Kominfo Sulsel Luruskan Persepsi Publik Mengenai Wacana Satgas Penanganan Demonstrasi: Fokus pada Ruang Dialog

​Lebih lanjut, Prof. Adi menjelaskan bahwa agenda ini mengusung semangat 'Profesor Pulang Kampung'. Hal ini menjadi momentum bagi para guru besar asal Sinjai yang kini berkiprah di Unhas untuk turun tangan langsung mendarmabaktikan keahlian mereka dalam membangun daerah asal melalui riset dan inovasi

Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah pengembangan sektor pertanian dengan menjadikan Sinjai sebagai sentra benih jagung nasional.

​"Kami memiliki varietas jagung yang sudah diakui secara nasional dan kami ingin menjadikan Sinjai sebagai pusat benihnya. Selain itu, kami juga membawa program pengembangan ayam kampung Unhas, kambing, hingga optimalisasi susu kuda. Mengingat kuda adalah lambang daerah ini, kami ingin mengembalikan kejayaannya sebagai salah satu komoditas andalan Sinjai," tambah Prof. Adi.

Baca Juga: KemenPANRB Nilai SAKIP Pemprov Sulsel Sangat Baik, Andi Sudirman: Kinerja OPD Kita Solid

​Selain sektor pangan, Unhas juga akan menerjunkan tim ahli untuk melakukan kajian komprehensif terkait pengembangan wilayah di Sinjai Timur, khususnya pada area pelabuhan. Kajian ini nantinya akan dikolaborasikan dengan Bappeda atau PTSP agar perencanaan wilayah menjadi lebih terukur.

Di sisi lain, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi poin krusial melalui digitalisasi UMKM.
​Prof. Adi menjelaskan bahwa Unhas akan memanfaatkan jaringan globalnya, termasuk kemitraan dengan platform TikTok, untuk melatih pelaku UMKM di Sinjai dalam mempromosikan produk secara digital.

"Tujuannya agar pasar mereka bukan lagi sekadar lokal, melainkan mampu menembus kancah internasional," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini