info-sulawesi

PKS Sulsel Dukung Penuh Isnayani di Pilkada Bulukumba 2024, Amri: Semoga 'Isna Saja' Dapat Rekomendasi

Minggu, 26 Mei 2024 | 15:45 WIB
Ketua DPW PKS Amri Arsyid didampingi Isnayani (jlibab putih).

PKS sisa membutuhkan satu kursi untuk mencukupkan syarat pencalonan. Sehingga PKS masih membutuhkan koalisi dengan partai lain.

"Kondisinya, PKS di Bulukumba secara perolehan kursi belum cukup berjalan sendiri. Makanya saya tantang ibu Isna untuk mencari koalisi dan mengunci rekomendasi PKS,” tambah Amri Arsyid.

Baca Juga: IAS Kunci Rekomendasi Hanura, Kini Fokus Kejar Dukungan Parpol Lain

Terkait kehadirannya pada konsolidasi pemenangan Isnayani lanjut Amri. Merupakan bentuk dukungan atas kesungguhan Isnayani menatap Pilkada Bulukumba 2024.

"Hari ini saya hadir untuk memperkuat kesungguhan beliau sambil menunggu rekomendasi resmi dari partai jika koalisi sudah terpenuhi,” tutupnya.

Sementara bakal calon bupati dan wakil bupati Bulukumba periode 2024-2029 Isnayani mengaku bahwa konsolidasi yang dilakukannya merupakan bentuk keseriusannya maju di Pilkada Bulukumba.

Baca Juga: Tidak Ada Formasi Guru PPPK 2024, Honorer Berharap Perhatian Pemkab Bulukumba

"Jadi ini merupakan bukti keseriusan saya maju di Pilkada, melalukan konsolidasi kepada pendukung di 10 kecamatan," ungkap Isnayani.

Legislator DRPD Sulsel yang mengusung taglina 'Isna Saja' itu mengaku optimis, dirinya mampu mendapatkan rekomendasi partainya sendiri.

"Optimis pastinya untuk dapat (rekomendasi). Yang jelasnya kami terus membangun komunikasi baik dengan DPW maupun dengan DPP," pungkasnya. 

Baca Juga: Jalan Santai Tandai Puncak Milad Universitas Muhammadiyah Bulukumba ke-5

Sebelumnya, Sekretaris DPD PKS Bulukumba Lukman Abdullah menerangkan jika bakal calon yang diusung nantinya tidak wajib menggandeng kader PKS.

Menurutnya, PKS cukup realistis melihat perkembandan dan peta politik yang terus berkembang di Kabupaten Bulukumba.

"Tidak diwajibkan untuk bersama kader," singkatnya dilansir dari bicarabaik.id.(*)

Halaman:

Tags

Terkini