“Indikator makro Sulsel relatif sejalan dengan tren nasional yang membaik pasca-pandemi. Capaian ini harus dijaga karena ujung dari semua inovasi otonomi daerah adalah satu, yakni kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Baca Juga: Dekade Bersejarah PHINISI 2016: Siap Gelar Reuni Akbar 'Kita Berlayar Kembali' di Bulukumba
Cheka mengingatkan bahwa esensi otonomi daerah bukan sekadar pemberian kewenangan, melainkan instrumen untuk menciptakan keadilan distribusi pembangunan dan mendorong terobosan pelayanan publik.
Dengan perangkat daerah yang andal dan kreatif—seperti yang tengah dibentuk melalui Leadership Camp ini—diharapkan hubungan harmonis antara pusat dan daerah tetap terjaga dalam kerangka NKRI.(*)