Sulawesinetwork.com - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Sulawesi Selatan.
Mengusung tema “Upaya Stabilisasi Harga Jelang Momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan–Idulfitri Tahun 2026 serta Sinergi Penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Guna Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Selatan”. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat, 13 Februari 2026.
HLM tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, pimpinan instansi vertikal, para bupati dan wali kota se-Sulawesi Selatan, serta undangan terkait lainnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Perkuat Langkah Antisipatif Pengendalian Inflasi Jelang Ramadan 2026
Pelaksanaan HLM TPID difokuskan pada pengendalian inflasi menjelang HBKN Ramadan dan Idulfitri, sementara HLM TP2DD menitikberatkan pada evaluasi implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) periode 2024–2025 serta penguatan rencana program ETPD tahun 2026.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Harian TPID dan TP2DD Sulsel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menyusun strategi dan langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mengakselerasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah di lingkup Provinsi Sulawesi Selatan.
Jufri melaporkan bahwa pasca HLM TPID Provinsi Sulsel pada 3 Desember 2025 lalu, beberapa kabupaten/kota telah menindaklanjuti arahan Gubernur melalui koordinasi dan berbagai kegiatan yang bersifat intervensi atas ketersediaan pasokan dan harga pada berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Kunjungi SMKN 4 Makassar, Gubernur Sulsel Ajak Warga Gelorakan Gerakan ASRI Setiap Jumat Pagi
"Kami mengapresiasi upaya tersebut dan berharap koordinasi yang dijalankan dapat mendorong stabilisasi harga dan memperkuat kinerja TPID di daerah,” jelas Jufri Rahman.
Terkait TP2DD, Jufri Rahman menyampaikan bahwa hingga 16 Mei 2025, TP2DD Provinsi Sulsel, TP2DD di 24 kabupaten/kota, serta Bank Sulselbar selaku Bank Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Sulsel telah menyampaikan Laporan Championship 2025 secara 100 persen tepat waktu.
Selain itu, seluruh TP2DD juga telah menuntaskan pengisian Survei Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah pada 23 Januari 2026.
Baca Juga: Kejuaraan Renang Sinjai 2026 Resmi Dibuka, Ajang Cari Bibit Atlet Berprestasi
Ia juga memaparkan capaian Sulawesi Selatan dalam program nasional TP2DD. Provinsi Sulsel berhasil meraih Juara 1 TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sulawesi selama empat tahun berturut-turut (2022–2025).
Prestasi tersebut turut ditopang oleh capaian daerah, antara lain Kota Makassar, Kabupaten Sidenreng Rappang, dan Kabupaten Luwu pada berbagai kategori tingkat wilayah Sulawesi dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).