Secara keseluruhan, lingkup kegiatan dalam paket ini mencakup pekerjaan persiapan, penyusunan Detail Engineering Design (DED), pelaksanaan konstruksi fisik dengan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pekerjaan pemeliharaan pascakonstruksi.
Dari sisi kriteria teknis, pekerjaan diarahkan pada rekonstruksi jalan, pekerjaan berkala, dan pemeliharaan guna memastikan fungsi layanan jalan tetap optimal dalam jangka panjang.
Baca Juga: MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 Digelar di Sulsel, Makassar dan Pangkep Berbagi Peran
Melalui paket preservasi ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah, kelancaran distribusi barang dan jasa, serta penguatan aksesibilitas masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kemantapan infrastruktur jalan provinsi agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Sulawesi Selatan.(*)
Artikel Terkait
Pansus II DPRD Bulukumba Bahas RTRW: Menata Ruang, Menata Masa Depan
Sukses Tingkatkan Pertanian, Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
Bupati Bantaeng Apresiasi Peran Petani dalam Program Swasembada Pangan Nasional
Bukan Hanya Siswa Sekolah, BGN Bakal Bagikan MBG ke Disabilitas-Anjal-Lansia
Wamenkes: Stunting Butuh Treatment Medis, Bukan Sekadar Makan Bergizi Gratis
Kedudukan Polri Tetap Berada di Bawah Presiden, Komisi II DPR Sepakat
Barru Dukung Swasembada Pangan Lewat Panen MT III, Wabup: Lahan tak Boleh Nganggur