Musim Hujan Tiba, Bantaeng Pasang Kuda-Kuda Antisipasi Bencana

photo author
Sytha AR, Sulawesi Network
- Rabu, 31 Desember 2025 | 13:23 WIB
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, saat mengikuti Zoom Meeting Rakor Kesiapsiagaan Bencana bersama Menko PMK dan BNPB di Ruang Zoom Kantor Bupati, Senin (29/12). (Sulawesinetwork.com)
Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, saat mengikuti Zoom Meeting Rakor Kesiapsiagaan Bencana bersama Menko PMK dan BNPB di Ruang Zoom Kantor Bupati, Senin (29/12). (Sulawesinetwork.com)

Sulawesinetwork.com – Menjelang pergantian tahun, curah hujan biasanya makin sering menyapa.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bantaeng langsung tancap gas melakukan persiapan.

Melalui layar virtual, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional bareng BNPB dari Kantor Bupati, Senin (29/12).

Baca Juga: Keren! Desa Labbo Bagi-Bagi Beasiswa, Bupati Bantaeng Sampai Beri Jempol

Agenda ini bukan sekadar rapat biasa, melainkan "Apel Kesiapsiagaan" untuk menghadapi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan tanah longsor—yang diprediksi mencapai puncaknya pada akhir 2025 hingga awal 2026.

Dalam rapat yang dipimpin Menko PMK, Prof. Dr. Pratikno, terungkap bahwa wilayah Sulawesi Selatan termasuk salah satu titik yang diprediksi akan diguyur hujan lebat dengan intensitas 300–500 mm per bulan.

Kondisi cuaca ekstrem, petir, hingga angin kencang jadi perhatian utama.

Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun, Lapas Bulukumba Gelar Tabligh Akbar dan Perkuat Sinergi Pembinaan

Itulah sebabnya, Pemkab Bantaeng bersama BPBD mulai merapatkan barisan untuk memastikan semua personel dan peralatan dalam kondisi "siaga satu".

Wabup Sahabuddin, didampingi Kepala BPBD Bantaeng, Faisal, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama.

Pemerintah tidak ingin kecolongan, sehingga rencana kontinjensi (rencana cadangan) mulai disusun lebih matang.

Baca Juga: Gebrakan 'Bu Tani Sigap Lo': Strategi Cerdas Bupati Sinjai Amankan Gizi dari Desa

"Kita harus memperkuat mitigasi. Koordinasi antara pusat dan daerah harus jalan terus supaya dampak bencana bisa kita tekan seminimal mungkin," pesan inti dalam koordinasi tersebut.

Melalui komitmen ini, Pemkab Bantaeng berharap masyarakat tetap tenang namun selalu waspada.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sytha AR

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X