Sulawesinetwork.com – Pemerintah Kabupaten Sinjai resmi menutup kalender tahun 2025 dengan sebuah langkah strategis yang menyentuh langsung dapur masyarakat desa.
Bupati Sinjai, Dra. Hj. Ratnawati Arif, meluncurkan inovasi bertajuk “Bu Tani Sigap Lo” (BUMDes dan Petani Siapkan Gizi Aman dari Pangan Lokal) di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (30/12).
Bukan sekadar singkatan unik, inovasi ini merupakan jawaban konkret Pemkab Sinjai dalam mendukung program nasional Presiden RI, yakni Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Fokusnya jelas yaitu memastikan piring masyarakat terisi oleh pangan sehat yang lahir dari keringat petani lokal sendiri.
Dalam arahannya, Bupati Ratnawati menegaskan bahwa BUMDes kini punya tugas baru yang mulia, yakni sebagai agregator atau penghubung utama.
“BUMDes bukan lagi sekadar unit usaha biasa, tapi penggerak ekonomi desa. Mereka harus menjadi penghubung antara petani dan pasar, memastikan hasil bumi kita punya kualitas, kontinuitas, dan yang terpenting, pasti laku terjual,” ujar Ratnawati di hadapan para kepala OPD dan Direktur BUMDes.
Kesuksesan program ini, menurut Bupati, mustahil terwujud jika dijalankan sendirian.
Ia pun membakar semangat para undangan dengan filosofi khas Bumi Panrita Kitta, yaitu SAMA-SAMAKI.
“Inovasi ini tidak boleh berhenti di seremoni peluncuran saja. Kita harus berkolaborasi secara konsisten agar Sinjai mandiri pangan dan angka gizi masyarakat meningkat melalui pengentasan kemiskinan berbasis desa,” tambahnya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Ngopi, Pemuda Barru dan Kapolres Duduk Bareng Bahas Masa Depan Daerah
Kepala DPMD Sinjai, Yuhadi Samad, menjelaskan bahwa inovasi ini lahir untuk mengoptimalkan potensi pertanian Sinjai yang melimpah.
Dengan keterlibatan BUMDes dan petani, ketersediaan gizi anak-anak di desa dapat lebih terjamin tanpa harus bergantung pada pasokan luar.