Fatmawati menilai data tersebut sebagai panggilan untuk bertindak. Menjadi alarm serius agar semua pihak meningkatkan strategi deteksi dini, edukasi publik, serta pendampingan pasien kanker.
"Kita harus bergerak bersama, dari pemprov hingga pengurus YKI, supaya masyarakat lebih cepat sadar dan penanganannya bisa tepat," tegasnya.
Baca Juga: Diskominfo Sulsel dan BBPSDM Komdigi Realisasi Pelatihan SMKI, 24 Kabupaten dan Kota Terlibat
Selain aspek kesehatan, Fatmawati menyinggung pentingnya penguatan ekonomi penyintas kanker, khususnya perempuan korban kekerasan. Pemprov Sulsel, kata dia, akan menyiapkan dukungan melalui skema BLUD dan program UMKM sebagai bentuk pencegahan sosial.(*)
Artikel Terkait
Pemkab Sinjai Gelar Penyuluhan Lingkungan, Tekankan Kepatuhan RKL-RPL
Ucapannya Terkait Tuntutan 17 Plus 8 Dipelintir, Menkeu Purbaya Minta Maaf dan Janji Perbaiki Komunikasi Publik
BKN Dorong Delapan Program Prioritas untuk Pagu Anggaran 2026, Sistem Merit hingga Kebutuhan ASN
Menhan Sjafrie Mengaku Siap Emban 2 Jabatan Sekaligus Jadi Pengganti Budi Gunawan
Lapas Bulukumba Ikut Tanam 360 Ribu Bibit Kelapa Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Kepala BKN Tegaskan Evaluasi Kinerja ASN dan Disiplin SLA Surat-Menyurat
Warga Sinjai Diimbau Waspada, Muncul Modus Penipuan Catut Nama Bupati Ratnawati