Sementara itu, Direktur API Banyuwangi, Kapten Daniel Dewantoro Rumani, menilai Bandara Bone layak untuk mendukung operasional penerbangan.
“Bandara Bone cocok, dan di sana sudah ada fasilitas seperti ruang kelas dan ruang briefing. Hanya perlu tambahan penyimpanan BBM berupa drum untuk operasional. Kami juga sudah berdiskusi dengan pengelola bandara yang menyambut baik rencana pembukaan rute Banyuwangi–Bone,” jelasnya.
Baca Juga: 4 Tren dan Kebiasaan Liburan ala Gen Z, Salah Satunya Konsep Sustainable and Responsible Tourism
Rencana pengembangan Bandara Arung Palakka dan waterbase di Bone diharapkan dapat memperluas konektivitas transportasi, sekaligus mendorong potensi pariwisata dan ekonomi daerah. (*)
Artikel Terkait
Lautan Merah Putih di Barru: Bupati Andi Ina Pimpin Senam Massal Sambut HUT RI ke-80
Film Animasi Indonesia Pelangi di Mars Siap Tayang 2026, PFN Ikut Memeriahkan
81 Juta Data Pelanggan JNE Diduga Bocor, Harga Dipatok Senilai Rp32 Juta
Abraham Samad Diperiksa soal Ijazah Jokowi karena Siaran Podcast, Dianggap Punya Nilai Pidana
Film Merah Putih One For All Disebut Proses Pembelajaran Usai Ramai Jadi Sorotan
Mengulik Kandungan Bahan Aktif pada Obat Nyamuk: Seberapa Aman untuk Kesehatan?
OJK Terapkan Prinsip Zero Trust untuk Atur Keamanan Perdagangan Kripto