Golkar Sulsel Minta Rekomendasi Usungan ASS-Fatma dan Pilkada Serentak di Evaluasi Kembali

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Senin, 12 Agustus 2024 | 15:55 WIB
Kader senior Golkar Sulsel, Arfandy Idris.  (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri )
Kader senior Golkar Sulsel, Arfandy Idris. (Dok.Hallo.id/Akbar Nur Qadri )

"Sehingga itulah saat DPP menetapkan ASS-Fatma, semua kader berteriak, kok tanpa melalui mekanisme. Seandainya melalui mekanisme kan tidak ada masalah," katanya.

Baca Juga: Pelantikan DPRD Bulukumba Tanpa Pin Emas, Dr Supriadi Tanggapi Santai

"Kita semua berharap aspirasi kader pertimbangkan DPP. Karena yang tahu betul siapa yang pas menjadi pemimpin daerah itu orang daerah juga. DPP kan tidak tahu," tambahnya.

Arfandy berharap rekomendasi Golkar di pilkada kabupaten/kota agar dievaluasi dan memberikan ruang kepada kader yang punya potensi namun tidak diberikan rekomendasi.

"Kita berharap dikembalikan proporsinya ke daerah begitu juga dengan kabupaten/kota. Masa yang lain dikasih sementara partai golkar banyak kadernya, kenapa kader lain yang dikasih," katanya.

Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Sulsel Klaim Netralitas ASN di Sulsel Masih Minim

Sementara itu, Kubu ASS-Fatma mengaku tidak masalah jika rekomendasi usungan Golkar di Pilgub Sulsel berubah setelah Ketum Golkar Airlangga Hartarto mengundurkan diri.

ASS-Fatma mengklaim kursinya masih tetap memenuhi syarat bertarung di Pilgub Sulsel meski tanpa diusung partai Golkar.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara ASS-Fatma, Muhammad Ramli Rahim. Dia menyebut mundurnya Airlangga Hartarto dari ketua umum Golkar tidak banyak berpengaruh bagi ASS-Fatma.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Mundur, Rekomendasi Golkar di Pilkada Serentak 2024 Berpotensi Berubah

"Bagi Andalan Hati (ASS Fatma) tidak banyak berpengaruh. Syarat dukungan sudah cukup. Kami tetap berharap ada lawan, lebih banyak, lebih baik," ujar Ramli Rahim dalam keterangannya, Senin, 12 Agustus 2024. (*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X