Sulawesinetwork.com - Di era digital ini, berinvestasi menjadi lebih mudah, termasuk untuk emas.
Jika dahulu emas hanya dapat dibeli secara fisik, kini masyarakat dapat melakukan investasi emas online melalui berbagai aplikasi di ponsel mereka.
Investasi emas online memungkinkan seseorang membeli emas dengan nominal yang sangat kecil, bahkan mulai dari 0,1 gram.
Baca Juga: Terobosan Transportasi, Pemprov Sulsel Launching Pesawat Amfibi di CPI Makassar
Kemudahan ini didukung oleh berbagai platform digital, seperti Pegadaian Digital, Indogold, BukaEmas, Tabungan Emas Shopee, hingga Dana Emas.
Kelebihan dan Kekurangan Investasi Emas Online
Kelebihan:
- Akses Mudah: Transaksi dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
- Harga Real-time: Memudahkan investor memantau pergerakan harga.
- Fleksibilitas: Tidak perlu khawatir soal tempat penyimpanan.
- Opsi Konversi: Emas digital dapat ditukar menjadi emas fisik.
Kekurangan:
- Minimal Saldo: Ada batasan saldo minimal untuk pencairan.
- Biaya Tambahan: Akan dikenakan biaya jika ingin menukar emas digital menjadi fisik.
- Risiko Investasi Bodong: Penting untuk memilih platform yang memiliki izin resmi dari Bappebti agar terhindar dari penipuan.
Pada akhirnya, baik emas digital maupun emas fisik memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Emas digital bisa menjadi cara yang efektif untuk memulai menabung emas secara bertahap sebelum dikonversi menjadi bentuk fisik. (*)
Artikel Terkait
Menkeu Sri Mulyani Akan Pangkas 15 Item Belanja K/L di Tahun 2026, Ini Daftarnya
DPRD Bulukumba Hadir, Pengukuhan Pengurus Masjid ICDT Jadi Momen Kebangkitan Religius
Festival Olahraga Tradisional Sinjai Meriahkan HUT ke-80 RI, Pemkab Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Bantu Masyarakat Penuhi Kebutuhan Pokok, Polres Bulukumba Gelar Gerakan Pangan Murah
Menuju Indonesia Sehat, Ratusan Warga Binaan Lapas Bulukumba Ikuti Skrining TBC dan Penyakit Lainnya
Ranperda RPJMD Bulukumba 2025–2029 Disepakati DPRD, Visi 'Bulukumba Religius' Siap Diwujudkan
Rakernas NasDem di Makassar, Gubernur Sulsel Apresiasi Komitmen untuk Pembangunan Daerah