Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah potensi ketegangan di industri perfilman, ada sisi lain hubungan budaya antara kedua negara yang justru sangat erat dan dicintai oleh masyarakat, terutama melalui konten animasi anak-anak.
Respon netizen ini seolah menjadi pengingat bahwa popularitas sebuah karya tak melulu soal "pemblokiran" atau "tak laku", melainkan juga soal preferensi dan selera pasar yang beragam.(*)
Artikel Terkait
Totalitas Demi Peran di Film Dark Nuns, Song Hye-kyo 6 Bulan Belajar Merokok
Menepi dari Kursi Pelatih, STY Jadi Duta Polisi Korsel hingga Tampil Pede Akting Film Indo
Film Insidious 6 Tunda Tanggal Tayang, Penonton Setia Cerita Horor Keluarga Lambert Harus Bersabar Setahun Lagi
Resmi Ditunjuk Jadi Dirut PFN, Ifan Seventeen Dinilai Punya Pengalaman sebagai Produser Film
PT PFN Terlilit Utang dan Fasilitas Bobrok, DPR Turun Tangan! Negara Siap Selamatkan Industri Film Nasional?
Ifan Seventeen Jadi Dirut PFN: Dari Panggung Musik ke Puncak Industri Film, KPK Ingatkan Kewajiban LHKPN!
Kontroversi Film 'Real' Memanas, Kakak Mendiang Sulli Tuntut Klarifikasi dari Kim Soo-hyun
5 Poin dari Gold Medalist Menjawab Tuntutan Kakak Mendiang Sulli Terkait Film Real, Ada Adegan Panas Kim Soo-hyun
Trump Guncang Hollywood: Tarif 100% untuk Film Asing!
Internet Tercepat Di Dunia! Tinggalkan 5G, China Melompat Ke 10G, Unduh Film 4K Cuman 20 Detik