"Kita harus hati-hati scrolling. Scrolling itu membuat tradisi berpikir yang sangat pendek, menjadi mindless scrolling," sebutnya.
Menurut Pratikno, generasi muda di Indonesia seharusnya diarahkan untuk berpikir mendalam, bukan instan.
Baca Juga: Kala Jay Idzes Jadi Rebutan Klub Elite di Italia, Kapten Tim Garuda Kasih Tips ke Pemain Muda
"Karena mengambil putusan dalam durasi kurang dari 20 detik menjadi terbiasa mindless. Nah ini kan berbahaya," imbuhnya, menekankan konsekuensi jangka panjang dari kebiasaan tersebut.
Peringatan dari Menko PMK ini menjadi pengingat penting bagi orang tua dan pendidik untuk lebih bijak dalam mengelola paparan teknologi pada anak-anak, demi memastikan mereka tumbuh dengan kemampuan berpikir kritis dan mendalam, jauh dari kebiasaan instan yang ditawarkan dunia digital. (*)
Artikel Terkait
Sri Mulyani Bocorkan Kementerian Baru Akan Lahir Di Era Prabowo
10 Bank Kawasan ASEAN Masuk Forbes Global 2000, Siapa Yang Terbaik?
Lolos atau Gagal? Ini Cara Cek Hasil PPPK Tahap 2 2024 Yang Diumumkan Hari Ini
Misteri Hilangnya Nelayan Bulukumba Saat Memancing: Perahu Ditemukan, Pemilik Masih Dicari
Donald Trump Klaim Bakal Ada Serangan Besar-besaran Israel ke Iran, Minta Warga Teheran Mengungsi
Ucapan Fadli Zon soal Tragedi Kemanusiaan di Mei '98 Tuai Kecaman: DPR Panggil Menbud RI untuk Klarifikasi!
Hilang Saat Memancing, Warga Bulukumba Ditemukan Tak Bernyawa di Laut
Setelah 3 Hari Pencarian, Pemancing di Bulukumba Akhirnya Ditemukan Dalam Keadaan Tak Bernyawa di Laut