Sulawesinetwork.com - Pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menobatkan BMW X3 sebagai SUV terfavorit pilihan pengunjung.
Penghargaan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi GIIAS pada Minggu (3/8/2025), dan langsung menarik perhatian para pecinta otomotif.
Meskipun mendapat gelar bergengsi, BMW X3 tidak sepenuhnya luput dari kritik. Berdasarkan ulasan dari Business Car UK, ada beberapa kelemahan yang perlu dicatat, di antaranya:
Baca Juga: Polres Bulukumba Tangkap Pengedar Tembakau Sintetis, 33 Saset Siap Edar Diamankan
Eksterior dan Suspensi yang Jadi Sorotan
- Minim Perubahan Eksterior: Desain eksterior BMW X3 memang terlihat tegas dan modern dengan grille depan besar, tetapi tidak banyak perubahan signifikan dari generasi sebelumnya. Hal ini membuatnya terkesan monoton jika dibandingkan dengan para pesaingnya.
- Suspensi Kaku: Di bagian interior, meskipun kabin terlihat canggih dengan layar informasi 12,3 inci, ruangnya dinilai tidak lebih lega dari model sebelumnya. Selain itu, suspensi yang kaku menjadi keluhan, terutama saat melewati jalanan yang tidak rata. Varian dengan roda 20 inci bahkan disebut kurang stabil dibandingkan versi 21 inci.
Baca Juga: 72 Calon Paskibraka Bulukumba Masuk Karantina, Tiga Orang Wakili Provinsi
Secara desain, BMW X3 disebut terinspirasi dari model BMW SUV listrik iX. Namun, pendekatan ini dinilai kurang inovatif karena tidak menghadirkan perbedaan yang berarti.
Pada sisi teknologi bantuan berkendara, fitur standar seperti Driving Assistant dan Parking Assistant dianggap tidak istimewa. Pasalnya, hampir semua pesaing di kelas yang sama sudah memiliki fitur serupa.
Baca Juga: Titiek Soeharto Dukung Langkah Tegas Pemerintah Tindak Pengoplos Beras
Meskipun meraih penghargaan di GIIAS 2025, ulasan ini menunjukkan bahwa publik perlu mempertimbangkan berbagai aspek lain sebelum memutuskan untuk membeli SUV mewah asal Jerman tersebut. (*)
Artikel Terkait
Berkat Perhatian Prabowo, Chelsea Pengidap Kelainan Tulang Langka Kini Bersekolah di SD Negeri
Tanam 5.000 Bibit Mangrove, Bupati Bantaeng Apresiasi Dedikasi KKN Unhas
Dukung Ketahanan Pangan dan Pendidikan, Bupati Barru Serahkan Bantuan APBN 2025
Dukung UMKM Lokal, Bupati Sinjai Tinjau Lapak dan Ajak Masyarakat Beli Produk Setempat
Tahap Awal, 3.500 ASN dari 16 Kementerian/Lembaga Siap Pindah ke IKN
Tom Lembong Laporkan Tiga Hakim ke Mahkamah Agung
Info GTK: Kemendikbudristek Salurkan Insentif Guru Non-ASN 2025, Ini Cara Cek Syarat dan Jadwal Pencairan