Sulawesinetwork.com - Panitia Pelaksana (Panpel) Harum Lestari Cup II resmi terbentuk pada Senin (26/8/2025).
Turnamen sepak bola usia muda bergengsi ini dijadwalkan bergulir pada September mendatang di Sulawesi Selatan.
Turnamen yang dipromotori oleh Om King tersebut dikhususkan untuk pemain berusia maksimal 19 tahun.
Baca Juga: Mentan Amran Laporkan Capaian ke Presiden, Klaim Harga Beras Turun dan Siap Lakukan Operasi Pasar
Peserta diharapkan berasal dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel, dengan syarat berdomisili di wilayah Sulawesi Selatan.
Ketua Panpel H. Kumbara menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan berbagai kebutuhan administratif, mulai dari izin kegiatan hingga undangan peserta.
“Turnamen ini memang khusus untuk usia 19 tahun. Tujuannya pembinaan, terutama untuk anak-anak Bulukumba dan Sulsel pada umumnya,” kata Kumbara.
Baca Juga: Bupati Barru Terima Apresiasi di PENAIS Award 2025, Penyuluh Agama Rusman Raih Penghargaan Nasional
Uniknya, peserta tidak dibebankan biaya pendaftaran. Sebaliknya, panitia menyiapkan uang pembinaan total Rp100 juta sebagai hadiah turnamen.
“Gratis pendaftaran, tapi disiapkan uang pembinaan. Intinya ini bagian untuk mendukung kemajuan pesepakbola muda kita,” tegasnya.
Kick-off September, Wajib Rekomendasi PSSI
Baca Juga: Diskominfo Sinjai Gelar Pembinaan KIM, Perkuat Peran Tangkal Hoaks dan Edukasi Digital
Mengenai jadwal kick-off, Kumbara menyebut turnamen akan berlangsung pada September, namun tanggal pasti akan diumumkan kemudian melalui akun Instagram resmi panitia.
Selain itu, seluruh peserta diwajibkan melampirkan rekomendasi resmi dari PSSI kabupaten/kota masing-masing sebagai syarat mutlak keikutsertaan.
Artikel Terkait
2026 Beli Gas LPG 3 Kg Pakai NIK, Bahlil: Agar Sesuai Target Sasaran yang Berhak
Dana Pensiun ASN Terancam Defisit, Pemerintah Kaji Reformasi Skema THT
Gaji Tunggal ASN Muncul di RAPBN 2026, Peningkatan Kesejahteraan atau Efisiensi?
Cegah Aksi Pencurian, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bulukumba Sambangi Masjid dan Sekolah
Pemkab Sinjai Ikuti RDP DPR RI–Kemendagri, Bahas Kemandirian Fiskal Daerah
Polisi Berintegritas dan Bersih, Jenderal Hoegeng Dianugrahi Bintang Republik Indonesia Utama
Pajak Bangunan Masih Jadi Pemasukan Andalan Utama Daerah, Ini Penjelasan Wamendagri