Pergantian kepemimpinan ini disinyalir menciptakan perbedaan dalam tata kelola anggaran, yang pada akhirnya berdampak pada proses pencairan bonus atlet.
Meskipun demikian, Menpora Dito memastikan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak tinggal diam.
Baca Juga: Angin Segar di Lapas Bulukumba: Lima Penjaga Tahanan CPNS Baru Resmi Bertugas dengan Semangat Penuh
Pihaknya terus memantau dan memberikan asistensi terkait polemik pencairan bonus ini.
"Tapi prinsipnya kami selaku Kemenpora, kami setiap hari melakukan asistensi dan memonitoring proses yang sudah dilakukan pemda-pemda yang ada terkait hal itu," tandasnya.
Harapan besar kini tertumpu pada pemerintah daerah terkait agar segera menyelesaikan masalah pencairan bonus ini, sehingga semangat dan dedikasi para atlet dapat terus terjaga dan tidak luntur karena hak yang tak kunjung terpenuhi.(*)
Artikel Terkait
Kejuarda Pelajar Sulsel! Bulukumba Utus 37 Atlet, Target Medali Disemua Cabor
Pordi Bulukumba Turunkan 17 Atlet di Turnamen Domino Takalar Cup, Target Raih Gelar Juara
Hadiri Rakerkab KONI, PJ Bupati Bantaeng : Atlet Itu Tidak Dibeli Tetapi Dibentuk
Megawati Remehkan Generasi Milenial, Atlet Karate Ini Beri Balasan Menohok: Waktu Muda Bisa Apa Selain Jual Nama Bapak?
Bantaeng Berangkatkan 8 Atlet Wakili SulSel Mengikuti PON XXI 2024 Aceh-Sumut, Ini Pesan Pj Bupati
Berjaya dan Raih Prestasi di PON XXI, Pj Bupati Apresiasi Atlet Takraw Asal Pinrang
3 Atlet Putri dan 1 Putra Asal Bantaeng Sukses Raih Medali Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024
Atlet Berprestasi Bulukumba Ini Alami Rasa Pahit di Hari Sumpah Pemuda
Daftar Atlet Terkaya 2025 Bocor, Siapa Yang Nomor 1? Jawabannya Mengejutkan
Forbes Bocorkan Daftar Atlet Terkaya 2025: Ronaldo di Puncak, Messi Tersingkir?