Sulawesinetwotk.com - Kasus dugaan peredaran narkoba yang melibatkan aktor sekaligus narapidana Ammar Zoni di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, menilai insiden tersebut bukan sekadar kasus tunggal, melainkan indikasi adanya persoalan sistemik yang sudah mengakar di dalam sistem pemasyarakatan Indonesia.
“Kasus ini bisa jadi puncak gunung es dari praktik peredaran narkoba di dalam lapas,” ujar Yanuar dalam keterangan resmi pada Sabtu, 11 Oktober 2025.
Baca Juga: Gubernur Andi Sudirman Lepas 22 Peserta Kafilah Sulsel untuk Bertanding di STQH Nasional XXVIII
“Ini sangat memprihatinkan dan mencederai kepercayaan publik terhadap sistem pemasyarakatan kita,” lanjutnya.
Yanuar menegaskan bahwa praktik jaringan narkoba yang melibatkan narapidana, oknum petugas, hingga pihak luar harus diberantas secara menyeluruh.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, tetapi juga harus menelusuri jaringan besar di baliknya.
Baca Juga: Barru Perkuat Sinergi Nasional: Bupati Andi Ina Hadiri Rakornas TPAKD di Jakarta
“Penegakan hukum harus berjalan tegas. Jangan hanya menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga bongkar jaringannya, termasuk jika ada oknum aparat yang terlibat,” tegas Yanuar.
“Tidak ada kompromi bagi pengkhianat negara yang justru memfasilitasi kejahatan dari balik jeruji,” imbuhnya.
Dorongan Reformasi Total Sistem Pemasyarakatan
Baca Juga: Barru Hadiri Rakorbangda Sulawesi, Wabup Abustan Soroti Tantangan Mandatory Spending
Menurut Yanuar, kasus yang menjerat Ammar Zoni menjadi alarm keras bagi pemerintah dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk segera melakukan reformasi total di lembaga pemasyarakatan.
Anggota DPR dapil Jawa Tengah VIII itu menilai, selama ini lapas masih menjadi titik rawan berbagai praktik ilegal, mulai dari pungli, peredaran narkoba, hingga lemahnya pengawasan internal.
Artikel Terkait
Menanti Janji Swasembada Pangan di Balik Target Pemerintah Hentikan Impor Beras dalam 3 Bulan ke Depan
Wacana Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan: Antara Solusi Kemanusiaan dan Risiko Keuangan Negara
Soal Temuan 29 Ribu Beras Rusak, Mentan Amran Pastikan Tetap Bernilai Meski Jadi Pakan Ternak
Pemkab Sinjai dan Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan dan Keselamatan Lalu Lintas
Anies Baswedan Soroti PHK Massal di Indonesia, Sebut Efek Domino di Banyak Sektor
Soal Fenomena Banyaknya Pekerjaan Informal di Indonesia, Menkeu Purbaya Ungkap Biang Keroknya
Puncak Festival Budaya Pesisir Ma’rimpa Salo di Sinjai, Bupati: Wadah Memperkuat Kearifan Lokal
5.000 Chef Profesional Dilibatkan Demi Suksesnya Program MBG yang Masih Dihantui Masalah Keamanan Pangan