Sulawesinetwork.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyoroti keras kinerja sejumlah daerah yang dinilai tidak serius menekan inflasi.
Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, menyebut ada daerah yang hanya “mengharapkan anugerah Tuhan Yang Maha Esa” tanpa melakukan upaya konkret.
“Masih terlihat ada kabupaten-kota yang usahanya tidak maksimal, hanya berharap anugerah Tuhan saja,” tegas Tomsi dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: Wabup Sinjai Hadiri Tradisi Mallemmang, Warga Pattongko Rayakan Syukur Usai Panen
Ia memaparkan inflasi tertinggi secara provinsi tercatat di Sumatra Utara (5,32%), disusul Riau (5,08%), Aceh (4,45%), Sumatra Barat (4,22%), hingga Sulawesi Tengah (3,88%). Bahkan Kabupaten Deli Serdang mencatat inflasi 6,81% dan Kota Pematang Siantar 5,84%.
“Kalau kepala daerah turun ke pasar dengan angka 6 persen lebih, pasti sangat dirasakan masyarakat,” katanya.
Tomsi menilai banyak daerah sebenarnya tidak memiliki kendala distribusi, namun justru inflasinya tinggi. Ia membandingkan dengan Papua Pegunungan yang sulit logistik tapi inflasinya masih 3,55%.
Menurutnya, kerja keras nyata bisa menekan harga kebutuhan pokok. “Beberapa minggu lalu kita operasi pasar beras dan minyak goreng, hasilnya harga bisa turun. Artinya, kalau kita kerja dengan rajin, bisa,” jelasnya.
Baca Juga: Marc Marquez dan Kutukan Mandalika: Kronologi Crash, Luka Panjang bagi sang Baby Alien
Dari hampir 500 kota dan kabupaten, tercatat hanya 43 daerah yang melaksanakan penuh enam langkah pengendalian inflasi, sementara 287 daerah masih setengah hati. Bahkan, ada 25 daerah yang sama sekali tidak bergerak, hanya mengandalkan doa.
“Kalau dinas-dinasnya tidak bergerak, kepala daerah harus evaluasi. Buktinya, kalau kita kerja keras, harga bisa turun,” pungkas Tomsi. (*)
Artikel Terkait
KNPI Makassar Sukses Gelar Maulid Nabi: Dorong Pemuda Berdaya dan Berakhlak Mulia
AMAL Racing Team Borong Tiga Gelar di SSCP 2025 Tanjung Bira
Mentan Amran: Jaga Integritas, Tingkatkan Kinerja, dan Perbesar Kontribusi PTPN bagi Negara
Gubernur Sulsel Komitmen Perkuat Infrastruktur Jalan di Wajo Senilai Rp522 Miliar
RSUD Sinjai Luncurkan Program 'Juara Kelas' untuk Atasi Stunting Lewat Telur
Pemerintah Tegaskan Standar Ketat bagi Dapur MBG: dari SLHS sampai HACCP
Menkeu Purbaya Bakal Pangkas Anggaran MBG Jika Tak Terserap hingga Akhir Oktober 2025