“Jangan hanya percaya pada brosur perusahaan asuransi. Mulailah dari regulator seperti NAIC (National Association of Insurance Commissioners) untuk informasi edukasi,” ujar Damsky.
5. Tidak Pernah Meninjau Ulang Polis
Asuransi bukan keputusan sekali beli untuk selamanya. Kehidupan berubah, dan polis juga harus menyesuaikan.
“Perubahan itu unik sesuai kondisi. Setidaknya, tinjau kembali setiap lima tahun atau saat ada peristiwa besar seperti menikah, punya anak, atau bercerai,” kata Michael.
Dengan menghindari lima kesalahan umum ini, keluarga bisa memastikan perlindungan yang dimiliki tetap relevan dengan kebutuhan. Menurut para pakar, bersikap proaktif dalam memilih dan mengelola asuransi adalah kunci untuk memberikan rasa aman jangka panjang. (*)
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan: Saya Tak Akan Mundur Hadapi Mafia dan Koruptor
Bulog Pastikan Harga Beras SPHP Tak Naik, Tetap Rp12.500 per Kg
Aksi Unras Siang Hingga Malam Kondusif, Kapolres Bulukumba Apresiasi Semua Pihak
Pemkab Sinjai Serahkan Mobil Damkar Baru untuk Sektor Barat
Tiga Duta Wisata Sinjai Siap Berlaga di Tingkat Provinsi Sulsel 2025
Guru dan ASN Mengadu ke DPRD Bulukumba Usai Dimutasi Puluhan Kilo: Saya tidak Tahu Salah Apa
Kepala Daerah dan Pejabat Diingatkan untuk Jaga Kesederhanaan, Hindari Flexing di Tengah Situasi Sensitif