“Tapi semua kami lakukan demi rakyat Indonesia,” tandasnya.
Sebelumnya, pernyataan membandingkan harga beras Indonesia dengan Jepang dilontarkan saat rapat bersama dengan Komisi IV DPR RI pada 21 Agustus 2025.
Baca Juga: Mengintip Fenomena Passion Economy, Cara Konten Kreator Salurkan Hobi Menjadi Ladang Cuan
“Sekarang ini baru naik saja sedikit, ribut, Jepang sudah sampai Rp100 ribu per kilo harga beras hari ini,” ujarnya kala itu saat rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.
Pernyataan itu pun langsung ditanggapi oleh Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto, yang menyebut tak bisa dibandingkan karena pendapatan per kapita yang berbeda. (*)
Artikel Terkait
Tryout TKA Akbar Ruangguru di Bulukumba: Ratusan Siswa Siap Hadapi PTN dengan Strategi Baru!
Remaja Dinilai Perlu Belajar Investasi Kripto Tuk Asah Skill Finansial di Era Digital
OJK Diminta Lebih Realistis Atur Strategi Ekspansi di Tahun 2025
Inspiratif: Susan Wojcicki, Perempuan Visioner di Balik Kesuksesan Google dan YouTube
Menko Perekonomian Sebut Realisasi Investasi Semester I-2025 Capai Rp942 Triliun hingga Serap 1,2 Juta Pekerja
Nafa Urbach Minta Maaf Usai Pernyataannya soal Tunjangan Rumah DPR Tuai Kritik
Cegah Kriminalitas Malam Hari, Polsek Ujung Bulu Intensifkan Patroli KRYD