Seperti yang telah diberitakan, Trump secara lugas menyatakan, "Mereka membayar 19 persen dan kita tidak membayar apa pun," kepada wartawan di Gedung Putih, AS, sebagaimana dilansir dari Reuters pada Rabu, 16 Juli 2025.
Baca Juga: Laptop Raib di Rosalia Indah: Viral Lagi! Manajemen Nonaktifkan Kru Bus, Ada Apa dengan CCTV?
Menyikapi kesepakatan ini, Trump menyambut baik terbukanya pasar Indonesia bagi produk-produk AS.
"Kita akan mendapat akses penuh ke Indonesia," tukas Presiden AS itu, menggambarkan perspektif keuntungannya bagi Amerika Serikat.
Terkuaknya isi pembicaraan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada publik mengenai kesepakatan tarif dagang yang strategis ini, sekaligus menyoroti upaya diplomasi yang dilakukan kedua negara untuk mencapai titik temu yang saling menguntungkan.(*)
Artikel Terkait
Amarah Kim Jong Un usai Donald Trump Ikut Campur Konflik Israel vs Iran, Sebut Itu Langkah yang Sembrono
Trump Cemooh Zohran Mamdani: 'Komunis Gila', Usai Menang Primari Wali Kota New York
Donald Trump Janjikan Gencatan Senjata antara Israel-Hamas di Gaza pada Pekan Depan
Donald Trump Klaim Israel Setujui Gencatan Senjata 60 Hari di Gaza: Desak Hamas Segera Terima!
AS vs Rusia di Perang Ukraina: Trump Kesal Tak Ada Kemajuan, Putin Klaim Tiada Kata Menyerah
PM Netanyahu Nominasikan Donald Trump untuk Nobel Perdamaian Dunia
Trump Berlakukan Tarif 32 Persen untuk Indonesia, Istana Sebut Ada Ruang Negosiasi
Gaza Dijanjikan 'Riviera Timur Tengah' oleh Trump, Netanyahu Dorong Relokasi Massal: Solusi atau Bencana Baru?
Angin Segar dari Washington: Tarif Trump 32% untuk Indonesia Ditunda, Negosiasi Berlanjut!
Negosiasi Berbuah Manis: Donald Trump Hujani Prabowo dengan Pujian Usai Kesepakatan Tarif Dagang RI-AS