Untuk mendukung gerakan ini, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bahkan mengeluarkan imbauan khusus bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Mereka diizinkan untuk datang ke kantor lebih siang, setelah mengantar anak-anak mereka ke sekolah, dengan syarat kembali paling lambat pukul 12.00 waktu setempat dan melapor kepada atasan langsung.
Baca Juga: Dul Jaelani, 'Ikon Anak Negeri' yang Lahir dari Didikan Rapi Ahmad Dhani dan Maia Estianty
Ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memfasilitasi peran ayah, tanpa mengabaikan tanggung jawab pekerjaan.
Semoga, melalui gerakan ini, kita akan melihat lebih banyak ayah yang terlibat aktif dalam setiap aspek kehidupan anak-anak mereka, menciptakan generasi yang lebih kuat, lebih percaya diri, dan penuh cinta.
Karena pada akhirnya, kehadiran seorang ayah lebih dari sekadar fisik; itu adalah kehadiran hati, dukungan, dan inspirasi yang membentuk masa depan bangsa.(*)
Artikel Terkait
Gebrakan Pendidikan Bulukumba! PKK Turun Tangan Selamatkan Ribuan Anak Putus Sekolah
Disdik Sulsel Jamin SPMB 2025 Bersih dari KKN, Iqbal Tepis Isu Punya Ordal Bisa Pilih Sekolah
Skandal di Sekolah Dasar Depok: Guru Diduga Lecehkan Belasan Siswi, Langsung Dinonaktifkan!
Laptop Untuk Sekolah Atau Modus Korupsi? Ini Klarifikasi Mengejutkan Nadiem Makarim
DPRD Bulukumba Terima Aspirasi Soal Makanan Bergizi di Sekolah yang Basi
Kabar Baik untuk Dunia Pendidikan: Jabatan Pengawas Sekolah Akan Dikembalikan!
Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2025 Dibuka: Waspada Penipuan dan Cek Portal Resmi BKN
Pemkab Bulukumba Luncurkan Program Sekolah Berbahasa Inggris, Komitmen Tingkatkan SDM Global
Pemkab Barru Gelar Pertemuan dengan Pemilik Lahan, Siap Bangun Sekolah Rakyat
Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Gelar Ratas Virtual Maraton Jelang Lawatan Eropa, Sekolah Rakyat hingga Cuaca Ekstrem Jadi Prioritas!