Sulawesinetwork.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana melakukan inspeksi dadakan (sidak) di berbagai daerah untuk mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional (BGN).
Langkah ini diambil guna memastikan program bernilai triliunan rupiah tersebut berjalan dengan transparan dan bebas dari penyimpangan.
KPK dan BGN Gelar Pertemuan Tertutup
Baca Juga: Buka Puasa Bersama DPRD Bulukumba: Momentum Pererat Silaturahmi dan Sinergi
Rencana sidak ini mencuat setelah KPK dan BGN menggelar pertemuan tertutup di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu (5/3/2025). Dalam pertemuan tersebut, KPK menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan, efisien, serta berbasis digitalisasi dalam pelaksanaan MBG.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya siap membuka akses bagi KPK untuk melakukan sidak di berbagai satuan pelayanan pemenuhan gizi di seluruh Indonesia.
"KPK akan melakukan sidak-sidak untuk membandingkan sistem tata kelola yang kami jelaskan dengan kondisi nyata di lapangan. Kami tentu membuka pintu selebar-lebarnya bagi KPK," ujar Dadan kepada awak media.
Baca Juga: Raih Ampunan, Tuai Berkah: Pesan Anggota DPRD Bulukumba Muh Tamrin di Bulan Ramadhan
KPK Turun Langsung, Pantau Pengelolaan Dana
Tak hanya melakukan sidak, KPK juga akan menerjunkan tim khusus untuk mengawasi langsung jalannya program MBG. Bahkan, KPK menawarkan SDM internalnya untuk terlibat dalam struktur pengawasan di Badan Gizi Nasional.
Selain itu, KPK menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan MBG agar lebih transparan dan efisien.
"Kami disarankan menggunakan digitalisasi untuk transparansi kegiatan dan mencegah potensi penyimpangan," jelas Dadan.
Sekjen KPK Ingatkan Risiko Korupsi di MBG
Artikel Terkait
Ada Kesalahan Data di Info GTK?, Segera Laporkan ke Operator dan Perbaiki Ini dalam Dapodik
Kurikulum Plus-Plus Sekolah Rakyat: Pendidikan Gratis Berkualitas untuk Masyarakat Miskin
Bulukumba Mengukir Harapan Baru: Bupati Paparkan Visi Misi 2025-2030 di Hadapan DPRD
Banjir Bekasi Berulang, Relokasi Jadi Opsi Utama: Menteri Ara Sentuh Hati Warga dengan Pendekatan Humanis
Jeritan Sahabat: Nikita Mirzani Ditahan, Benarkah Tumbal Politik di Tengah Badai Korupsi?
Mensos Gus Ipul Datangi Pengungsian Korban Banjir di Jakarta Timur, Sampaikan Titipan Salam dari Prabowo dan Janji akan Bantu Rumah yang Jebol
Polres Bulukumba Bagikan Takjil Buka Puasa dan Gelar Kegiatan "Ngaji On The Road"