Pemilik tersebut meminta Uya pergi karena mengira ia sedang memanfaatkan situasi untuk kepentingan konten pribadi.
"Yang menegur kami itu pemilik properti. Mereka berpikir kami scammer yang menggunakan situasi kebakaran untuk mencari donasi pribadi. Padahal, kami sudah mendapatkan izin dari otoritas setempat seperti national guard dan FBI yang berjaga di lokasi," kata Uya.
Ia menambahkan bahwa banyak orang lain, termasuk warga asing, juga mengambil video di lokasi yang sama.
Namun, hanya mereka yang ditegur oleh pemilik rumah.
Video Telah Dihapus
Tudingan bahwa dirinya tidak berempati dibantah oleh Uya.
Baca Juga: Begini Cara Mendapatkan BLT BBM 2025, Cek Info Nominal dan Syarat Daftar
Ia mengaku langsung berhenti merekam dan menghapus video setelah diminta oleh pemilik rumah.
"Kami kaget. Dia sudah videoin lama baru menegur. Begitu disuruh berhenti, kami langsung stop dan menghapus videonya," ungkap Uya.
MKD DPR Akan Panggil Uya Kuya
Terkait insiden ini, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI berencana memanggil Uya Kuya untuk memberikan klarifikasi.
Baca Juga: Ini Cara Daftar KIP Kuliah 2025: Syarat dan Jadwal Serta Besaran Beasiswa
Hal ini disampaikan oleh Ketua MKD DPR, Nazaruddin Dek Gam, yang menyayangkan tindakan Uya.
"Kita di MKD pasti akan minta klarifikasi dari saudara Uya Kuya," kata Dek Gam kepada wartawan pada Senin, 20
Januari 2025.
Artikel Terkait
Surat Edaran Pembelajaran Ramadan Siap, Termasuk Aturan untuk Siswa Non-Muslim
Cerita Warga Pacific Palisades Saat Awal Kebakaran, Asap dan Api Turun dari Bukit dengan Cepat
Ingar di Medsos Soal Makan Bergizi Gratis, dari Kecaman Deddy Corbuzier hingga Prabowo yang Justru Minta Maaf
Rekam Jejak Menteri Satryo yang Didemo Pegawai Kemendiktisaintek: Lahir di Belanda hingga Dikenal sebagai Ilmuwan di ITB
Untuk Pertama Kalinya Setelah 40 Tahun, Pelantikan Presiden AS Terpilih Donald Trump Dilakukan di Dalam Gedung
Ramai RedNote Jadi Tujuan 'Pengungsi' usai TikTok Kena Banned di AS, tapi Potensi Diblokir Juga?
Fakta Menarik Juru Taktik Anyar Garuda Alex Pastoor, Salah Satunya Suka Belajar Bahasa Indonesia
Prabowo soal Makan Bergizi Gratis: Tak Perlu Ucapkan Terima Kasih, Ini Kewajiban Saya