“Kita membayangkan adanya sistem kompetensi nasional (SKN) di level lulus kuliah atau bekerja. Sehingga kita berharap adanya pemisahan antara proses belajar dengan proses ujian. Negara menyelenggarakan ujian untuk mata kuliah terstandarisasi.” urainya.
“Jadi siapapun bisa mengambil standar kompetensi. Belajar di level kuliah atau vokasi bisa dimanapun. Kampus tradisional, kampus online, hybrid, kamus industri, dan lainnya bisa ikut ujian. Yang penting kita menjamin evaluasi penilaiannya, yakni menguji hal yang tepat dengan cara yang tepat.”pungkas Budiman Sudjatmiko.(*)
Artikel Terkait
Survei Prabowo Gibran Tembus Satu Putaran, TNK Apresiasi Kerja Keras Timses, Relawan dan Masyarakat
Survei LSI Denny JA Prabowo Gibran Tembus 50,7 %, Nusron Wahid : Bismillah Satu Putaran
TKN Tegaskan Program Sosial Prabowo Gibran Noldua.com Adalah Hoax dan Fitnah
Hargai Keputusan Mahfud MD, TKN Prabowo Gibran Yakin Pemerintahan Akan Berlanjut dengan Baik
Deklarasi Dukung Prabowo Gibran, Relawan Pecinta Dangdut 02 Ingin Pekerja Seni Diperhatikan
Fitnah dan Hoaks Semakin Meningkat, TKN Prabowo Gibran Himbau Masyarakat Berhati-hati
Soal Pengentasan Kemiskinan, Budisatrio Beberkan Target dan Strategi Prabowo Gibran
Gibran Rakabuming Blusukan ke Pasar Kemiri Muka Depok
Ketemu Komunitas Seni, Gibran Tegaskan Kebudayaan tak Bisa Ditinggalkan
Malam Mingguan, Prabowo-Gibran Kunjungi Festival Negeri Elok Karya Didit