"Pemerintah berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kolaborasi dan sinergi seluruh stakeholder KUR, baik dari sisi pemerintah pusat, pemerintah daerah, para penyalur KUR, dan penjamin KUR. Sinergitas dan kolaborasi dari setiap stakeholder KUR diperlukan agar akselerasi penyaluran KUR dapat dilaksanakan," jelas Gede.
Berdasarkan evaluasi penyaluran KUR di 2023, Kemenko Perekonomian mencatat tingkat non-performing loan KUR berada di level 2,03 persen per 30 Oktober 2023.
Lalu, debitur baru KUR sebanyak 1,92 juta oran atau 70 persen dan debitur graduasi 1,4 juta orang alias 53,6 persen.(*)
Artikel Terkait
Kini Ketua TPN Ganjar, Arsjad Rasjid Patut Dipertimbangkan Jadi Cawapres: Buat Ekonomi Indonesia Kuat
Anggota DPW Bulukumba Dilatih Membuat Ayam Krispi Untuk Peningkatan Ekonomi Keluarga
Tumbuhkan 431 UMKM, Ilham Azikin Bawa Bantaeng Capai Laju Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel
Bulukumba dan Bantaeng Kebagian SE Pemprov Sulsel, Dana KUR Ngendap Hampir Rp2 Triliun
Begini Respon Kemlu China Terkait Empat Warga Negaranya Tewas Usai Tungku Smelter Pengolahan Nikel Milik PT ITSS Meledak
Update Terkini! Korban Meninggal dunia Akibat Kebakaran Tungku Smelter di PT ITSS Bertambah Menjadi 16 orang
Duka Mendalam, PT ITSS Siapkan Santunan Rp600 Juta Bagi Korban Kebakaran