Gandeng BPOM, Dinkes Bulukumba Periksa Keamanan Takjil, Aman Dikonsumsi

photo author
Muh Akbar Syam, Sulawesi Network
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:15 WIB
Dinas Kesehatan Bulukumba cek takjil untuk dikonsumsi masyarakat.
Dinas Kesehatan Bulukumba cek takjil untuk dikonsumsi masyarakat.

Sulawesinetwork.com - Menjelang waktu berbuka puasa, aktivitas penjualan takjil di Kabupaten Bulukumba semakin ramai. Beragam jenis makanan dan minuman dijajakan pedagang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berburu hidangan berbuka.

Untuk memastikan makanan yang dijual aman dikonsumsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan pemeriksaan keamanan pangan di kawasan Ramadhan Chill and Cullinary (RCC), Kamis 12 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan penggunaan bahan tambahan pangan serta deteksi kandungan bahan berbahaya pada makanan dan minuman yang dijual selama bulan suci Ramadan.

Baca Juga: MoU dengan BPS, Pemprov Sulsel Perkuat Data Statistik untuk Kebijakan Pembangunan Daerah

Petugas mengambil sampel dari berbagai jenis makanan dan minuman yang dijual pedagang, di antaranya donat, sagu mutiara, puding, es buah, bakso, dan mie goreng.

Sampel tersebut kemudian diperiksa menggunakan alat uji cepat untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan methanil yellow yang kerap disalahgunakan dalam pengolahan pangan.

Selain melakukan pengujian sampel, petugas dari Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P bersama tim BPOM juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kebersihan, penggunaan bahan pangan yang aman, serta cara pengolahan makanan yang higienis.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Bahas Preservasi Jalan MYC Paket 6, Tangani 20 Ruas Strategis Sepanjang 157 Km

Edukasi juga diberikan kepada masyarakat agar lebih teliti dalam membeli takjil, dengan memperhatikan warna makanan yang mencolok, aroma yang tidak wajar, serta kebersihan tempat penjualan dan penyajian makanan.

Langkah pengawasan ini dilakukan sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko konsumsi makanan yang tidak layak atau mengandung bahan berbahaya selama bulan Ramadan.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Bulukumba, Faizal Johar Pasmar, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pedagang terhadap pentingnya keamanan pangan.

Baca Juga: BKV-RC1 Sukses Digelar, Bina Karya Utama Raih Juara Pertama

“Melalui pengawasan ini, kami berharap para pedagang semakin memahami pentingnya penggunaan bahan pangan yang aman dan higienis, sehingga masyarakat dapat menikmati takjil dengan aman dan sehat saat berbuka puasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, dr. H. Muhammad Amrullah, mengatakan bahwa pemeriksaan keamanan takjil merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun selama bulan Ramadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akbar Syam

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X